Determinan Angka Harapan Hidup Perempuan di Indonesia

Authors

  • Ira Cristya Maharani Universitas Amikom Yogyakarta
  • Anik Sri Widawati Universitas Amikom Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.59024/jise.v4i3.1918

Keywords:

Access Clean Water, Female Life Expectancy, Girls' School, Social Assistance, Women's Income Contribution

Abstract

The quality of life and well-being of women in Indonesia can be measured through the Female Life Expectancy indicator. Data on Female Life Expectancy from 2022 to 2024 shows a nationally positive trend; however, a significant disparity persists across provinces, particularly between the Western and Eastern regions of Indonesia. The nation still faces challenges in ensuring an equitable quality of life for women, as evidenced by the national Female Life Expectancy (FLE) in 2024 at 74.21 years, which remains lower than ASEAN counterparts such as Singapore at 83.86 years. Furthermore, regional imbalances are reflected in the performance gap between D.I. Yogyakarta (77.4 years) and West Sulawesi (68.28 years). This study aims to analyze the effects of Women's Income Contribution, Access to Clean Water, the Number of Families Receiving Social Assistance, and Women's Mean Years of Schooling on Female Life Expectancy in Indonesia during the 2022–2024 period. The estimation method applied in this research is the Fixed Effect Model (FEM) via a quantitative panel data regression approach, spanning an observation area of 33 provinces (n=99). Based on the analysis, Female Life Expectancy is proven to be positively and significantly influenced by Women's Mean Years of Schooling and Access to Clean Water. These findings indicate that human resource quality and environmental conditions serve as dominant factors in driving up Female Life Expectancy. Therefore, government policy interventions should ideally focus on expanding educational access for women and ensuring the equitable distribution of clean water infrastructure.

References

Abel, Y., Nooraeni, R., & Lestariningsih, E. (2023). Faktor-faktor yang memengaruhi kemiskinan secara langsung dan tidak langsung di Nusa Tenggara Timur. Jurnal Statistika Terapan (JSTAR), 3(1), 78–89. https://jstar.id/ojs/index.php/JSTAR/article/view/43

Aprilia, S. F. (2024). Analisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap angka harapan hidup di kabupaten/kota se Jawa Tengah tahun 2020-2022. Jurnal Balitbangda, 12(3), 339-350. https://doi.org/10.35450/jip.v12i02.453

Badan Pusat Statistik. (2024a). Angka harapan hidup laki-laki 2024. Diperoleh dari https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/NTAxMzl=/angka-harapan-hidup-laki-laki--2024.html

Badan Pusat Statistik. (2024b). Angka Harapan Hidup (AHH) menurut provinsi dan jenis kelamin. Diperoleh dari https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/NTAxMzl=/angka-harapan-hidup-ahh-menurut-provinsi-dan-jenis-kelamin.html

Badan Pusat Statistik. (2025). Angka Harapan Hidup (AHH) menurut provinsi dan jenis kelamin (Update data). Diperoleh dari https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/NTAxMzl=/angka-harapan-hidup--ahh--menurut-provinsi-dan-jenis-kelamin.html

Dewi, N. M dan Arisetyawan, K (2025). Paradoks Pembangunan Gender: Pengaruh Negatif Terhadap Partisipasi Angkatan Kerja Perempuan Di Indonesia. E-Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Universitas Udayana, 1665-1676. https://ejournal4.unud.ac.id/index.php/eeb/article/view/892/405

GoodStats. (2025). Wanita Indonesia hidup lebih lama, rata-rata unggul 4 tahun dari pria. Diperoleh dari https://data.goodstats.id/statistic/wanita-indonesia-hidup-lebih-lama-rata-rata-unggul-4-tahun-dari-pria-Emahj

Grossman. (2024). Kajian teoritis mengenai morbiditas dan mortalitas dalam perspektif ekonomi demografi. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS), 3(2), 3541-3546.

Kabeer, N. (1999). Resources, agency, achievements: Reflections on the measurement of women's empowerment. Development and Change, 30(3), 435-464. https://doi.org/10.1111/1467-7660.00125

Laksono, A. D., Nantabah, Z. K., Wulandari, R. D., Khoiri, A., & Tahangnacca, M. (2022). Barriers to expanding the National Health Insurance membership in Indonesia: Who should the target? Journal of Primary Care & Community Health, 13, 1–7. doi:10.1177/21501319221112444

Lesmana, I., Tasya Br Ginting, I., Dewi, J., Siahaan, S., Rumapea, R., Khris, Y., & Saragih, C. (2025). Tinjauan literatur tentang program jaminan kesehatan nasional (JKN) sebagai kebijakan publik dalam pelayanan kesehatan di Indonesia. Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Manajemen, 3(12), 264–277. https://doi.org/10.61722/jiem.v3i12.7460

Mahlia, A., Anita, H., & Sampulawa, I. R. (2026). Analisis deskriptif akses fasilitas sanitasi layak jamban sehat dan kejadian diare Batuatas. Jurnal Riset Kesehatan Lingkungan dan Sanitasi, 1(2), 37–43. https://ojs.pustakabangsaindonesia.com/index.php/jrkls/article/view/58

Monica, R. (2025, Agustus 8). Pentingnya air bersih untuk mencegah infeksi pada anak. Diperoleh dari Zero Stunting: https://www.zerostunting.com/knowledge-center/pentingnya-air-bersih-untuk-mencegah-infeksi-pada-anak

Muhammad, F. F., Abdurrahim, F., Gunawan, J. P., Rahma, M. T., Oktaviana, T. A., & Antriyandarti, E. (2024). Analysis study: Pengaruh faktor AHH (Angka Harapan Hidup) pada masyarakat Provinsi Jawa Tengah tahun 2013-2021. Jurnal Ekonomi Pembangunan (JEKOP), 1(1), 45–58. https://doi.org/10.61511/jekop.v1i1.2024.744 .

Prasanthi, M. (2022, Maret 9). Ketahui dampak krisis air bersih bagi aspek penting kehidupan. Diperoleh dari Terra Water Indonesia: https://www.terrawaterindonesia.com/id/post/ketahui-dampak-krisis-air-bersih-bagi-aspek-penting-kehidupan

Putra, A. & Ekasari, A. (2023). Analisis kontribusi indikator pendidikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Journal on Teacher Education, 4(3), 748 - 755. https://doi.org/10.31004/jote.v4i3.12795

Ramlan, P. (2025). Peningkatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) melalui edukasi interaktif di sekolah dasar wilayah pedesaan. Martabe: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 8(2), 3904-3912. https://doi.org/10.31604/jpm.v8i10.%25p

Revalia, M. (2025). Evaluasi Efektivitas Program Bantuan Sosial dalam Mengurangi Kemiskinan di Indonesia. Ekonodinamika: Jurnal Ekonomi Dinamis, 3(1), 41-49. https://journalversa.com/s/index.php/jed/article/view/1314

Rizqi, P. M. S., Dewi, S., Barokah, W., & Susanti, N. (2024). Hubungan usia, jenis kelamin terhadap pola makan dan risiko diabetes melitus di Desa Air Hitam. Jurnal Kesehatan Tambusai, 5(3), 7484–7491. https://doi.org/10.31004/jkt.v5i3.30318

Syamsu, J. (2025). Analisis kebijakan bantuan sosial terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di era digital Kabupaten Sijunjung. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS), 4(1), 7688-7696.

UNDP. (2022, November 15). Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia tahun 2022 mencapai 72,91, meningkat 0,62 poin (0,86 persen) dibandingkan tahun sebelumnya (72,29). Diperoleh dari Badan Pusat Statistik: https://www.bps.go.id/id/pressrelease/2022/11/15/1931/indeks-pembangunan-manusia--ipm--indonesia-tahun-2022-mencapai-72-91--meningkat-0-62-poin--0-86-persen--dibandingkan-Tahun-Sebelumnya--72-29-.html

United Nations Indonesia. (2026). Sustainable Development Goal 3: Good health and well-being. Diperoleh dari https://indonesia.un.org/en/sdgs/3/key-activities

Wahyuni, C., Bagus Sumargo, & Qorry Meidianingsih. (2023). Penerapan Analisis Jalur (Path Analysis) dalam Menentukan Faktor-faktor yang Mempengaruhi Angka Harapan Hidup di Wilayah Indonesia Bagian Tengah. Jurnal Statistika Dan Aplikasinya, 7(1), 74–83. https://doi.org/10.21009/JSA.07107

World Bank. (2025). Life expectancy at birth, total (years) - Indonesia. Diperoleh dari https://data.worldbank.org/indicator/SP.DYN.LE00.IN?locations=ID

Downloads

Published

2026-06-29

How to Cite

Ira Cristya Maharani, & Anik Sri Widawati. (2026). Determinan Angka Harapan Hidup Perempuan di Indonesia. JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN, 4(3), 90–197. https://doi.org/10.59024/jise.v4i3.1918

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.