Implementasi PMK Nomor 186/PMK.03/2022 dalam Penghitungan Kembali Pajak Masukan pada PT. X Pasuruan Tahun 2025
DOI:
https://doi.org/10.59024/jise.v4i3.2209Keywords:
Input VAT, Profit and Loss Statement, Recalculation of Input VAT, Value Added Tax (VAT), PMK Number 186/PMK.03/2022Abstract
A Taxable Enterprice (Pengusaha Kena Pajak/PKP) that carries out supplies subject to Value Added Tax (VAT) as well as supplies granted VAT exemption facilities faces challenges in detemining the amount of input VAT that can be credited in accordance with tax regulations. This condition requires a recalculation of input VAT as stipulated in Minister of Finance Regulation Number 186/PMK.03/2022, so that tax crediting is carried out accurately and in line with the characteristics of the company’s transactions. This study aims to examine how the recalculation of previously credited input VAT is carried out in accordance with PMK Number 186/PMK.03/2022, and how this affects the company’s profit and loss for 2025. The study employs a qualitative approach with a case study design, involving three informants directly involved in the company’s tax management. Data were abtained throught observation, interview, and documnetation. The results show that PT. X prefers to separate input VAT directly based on this actual use, rather than applying the propotional crediting guidline and the separation of shared costs, as this method is considered more suitable to the company’s operational conditions. Input VAT that cannot be credited is chaged as an expense, thereby reducing the reported profit. These findings underscore the need for a more structured tax invoice classification system, so that input VAT crediting can be carried out more accurately.
References
Anggarani, D., Delfiana, P. W., Hasan, K., & Purnomowati, W. (2023). Analisis pengaruh fraud triangle terhadap laporan keuangan (Studi kasus perusahaan properti di Bursa Efek Indonesia tahun 2018–2020). Jurnal Akuntansi STIE Muhammadiyah Palopo, 9(1), 80–100. https://doi.org/10.35906/jurakun.v9i1.1298
Haniyah, R., & Asqolani, A. (2020). Penghitungan kredit pajak masukan PKP yang melakukan penyerahan yang terutang PPN dan yang dibebaskan (Studi pada PDAM Tirta Patriot). Jurnal Pajak Indonesia (Indonesian Tax Review), 3(2), 60–69. https://doi.org/10.31092/jpi.v3i2.667
Ikatan Akuntan Indonesia. (2025a). Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan 202. Ikatan Akuntan Indonesia.
Ikatan Akuntan Indonesia. (2025b). Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan 212. Ikatan Akuntan Indonesia.
Kusumastuti, H., & Putri, D. A. (2018). Mekanisme pengkreditan pajak pertambahan nilai atas faktur pajak masukan manual. Jurnal Administrasi Bisnis Terapan, 4(2), 167–171.
Kusumastuti, H., & Putri, E. N. (2019). Mekanisme pengkreditan Pajak Pertambahan Nilai atas faktur pajak masukan manual. Jurnal Administrasi Bisnis Terapan, 1(2). https://doi.org/10.7454/jabt.v1i2.40
Loga, W. J. A., Hasan, K., & Puspitosarie, E. (2024). Penerapan ISAK 35 dalam penyusunan laporan keuangan pada organisasi nirlaba Pura Sambi Agung Sapto Argo Kecamatan Ngajum Kabupaten Malang. Jurakunman (Jurnal Akuntansi dan Manajemen), 17(1). https://doi.org/10.48042/jurakunman.v17i1.292
Magdalena, Endayana, B., Pulungan, A. I., Maimunah, & Dalimunthe, N. D. (2021). Metode penelitian untuk penulisan laporan penelitian dalam ilmu pendidikan agama Islam. Penerbit Buku Literasiologi.
Melinda, N. V., Sodik, M., & Hasan, K. (2022). Pengaruh pemahaman pajak, tarif pajak, lingkungan dan kesadaran wajib pajak terhadap kepatuhan wajib pajak pengguna e-commerce (Studi kasus pada pengusaha online shop di Sidoarjo). The 3rd Widyagama National Conference on Economics and Business (WNCEB 2022), 3(23), 1391–1403. http://publishing-widyagama.ac.id/ejournal-v2/index.php/WNCEB
Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 186/PMK.03/2022 tentang pedoman pengkreditan pajak masukan bagi Pengusaha Kena Pajak yang melakukan penyerahan yang terutang pajak dan penyerahan yang tidak terutang pajak. (2022).
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 49 Tahun 2022 tentang Pajak Pertambahan Nilai dibebaskan dan Pajak Pertambahan Nilai atau Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah tidak dipungut atas impor dan/atau penyerahan Barang Kena Pajak tertentu dan/atau Jasa Kena Pajak tertentu. (2022).
Resmi, S. (2019). Perpajakan: Teori dan kasus. Salemba Empat.
Riswati, F., Putri, A. T., & Tjahjono, H. (2022). Analisis perhitungan pajak masukan, pajak keluaran dalam rangka menentukan pajak kurang atau lebih bayar Pajak Pertambahan Nilai (PPN) pada PT. Rolas Nusantara Mandiri Surabaya. Jurnal Akuntansi, 3(1). https://doi.org/10.38156/akuntansi.v3i1.134
Sahir, S. H. (2021). Metodologi penelitian. Penerbit KBM Indonesia.
Sari, N., Hasan, K., & Anggarani, D. (2024). The effect of tax incentives, account representatives on taxpayer compliance with the self-assessment system as a moderation. Journal of Management Research and Studies, 2(2), 202–214.
Sugiyono. (2013). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan. (2021).
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 1983 tentang Pajak Pertambahan Nilai Barang dan Jasa dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah. (1983).
Widaryanti, Bdiadnyani, N. P., Murniati, S., Mahyuddin, M., Sari, R. P., Fadhilatunisa, D., Desiana, Modjaningrat, R., Alfiyah, S., Nanda, U. L., Amani, T., Herawati, N. T., Ferdawati, & Indriani, A. (2022). Pengantar akuntansi 1. Penerbit Media Sains Indonesia. http://repository.upm.ac.id/3429/1/Buku%20Digital%20-%20Pengantar%20Akuntansi%201.pdf
Wildan, M. (2026). Shortfall pajak 2025 capai Rp271,7 triliun. DDTCNews. https://news.ddtc.co.id/berita/nasional/1816448/shortfall-pajak-2025-capai-rp2717-triliun
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


















