Optimalisasi Peran Baitul Maal Wa Tamwil (BMT) dalam Pemberdayaan Umkm: Pendekatan Maqashid Syariah dan Inklusi Keuangan

Authors

  • Neng Ulpa Apipah Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon
  • Ani Indah Sari Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon
  • Sri Rokhlinasari Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon
  • Alvien Septian Haerisma Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon

DOI:

https://doi.org/10.59024/jise.v4i3.1902

Keywords:

Baitul Maal Wa Tamwil, Financial Inclusion, Islamic Microfinance, Maqashid Sharia, MSME Empowerment

Abstract

This study investigates the role of Baitul Maal wa Tamwil (BMT) in empowering Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) through the integration of Maqashid Sharia principles and financial inclusion strategies. Despite the strategic importance of MSMEs in economic growth and poverty reduction, many face challenges in accessing formal financial services. BMT, with its dual function of social (maal) and commercial (tamwil) activities, offers a unique platform to bridge this gap. Using a qualitative systematic literature review guided by PRISMA, this study analyzes 30 relevant articles to examine BMT operational models, implementation of Maqashid Sharia objectives, financial inclusion practices, and their impact on MSME performance. Findings indicate that BMT effectively supports MSMEs in capital access, income generation, and business resilience, but inconsistencies in balancing social and commercial objectives limit. holistic empowerment. Integrating Maqashid Sharia principles enhances ethical and sustainable outcomes, while financial inclusion expands outreach to underserved entrepreneurs. Optimization strategies, including strengthening institutional capacity, combining financial and non-financial support, and context-specific interventions, are essential for maximizing BMT effectiveness. This study contributes a comprehensive framework linking ethical, financial, and empowerment dimensions, offering practical guidance for policymakers and BMT managers in promoting inclusive and sustainable MSME development.

References

Akbar, S., Hanifa, F. M., & Iskandar, S. S. (2025). Model pembiayaan ultra-mikro (UMi) berbasis syariah untuk UMKM melalui lembaga keuangan mikro Islam. Manfaah: Jurnal Bisnis dan Manajemen Islam, 5(2), 1–13.

Alamsyah, R., Fauzia, I. Y., & Imami, T. (2025). Implementasi pembiayaan mikro syariah di Bank Syariah Indonesia Surabaya. Jurnal Interdisipliner Ekonomi Syariah Indonesia (IIJSE), 8(3), 12929–12949.

Anwar, M. K., Ridlwan, A. A., & Laili, W. N. R. (2023). Peran Baitul Maal Wat Tamwil dalam pemberdayaan UMKM di Indonesia: Studi Lembaga Keuangan Mikro Islam Indonesia. Jurnal Internasional Tinjauan Bisnis Profesional: Jurnal Bisnis Profesional Internasional, 8(4), 37.

Bashori, Y. A., Umami, K., & Wahid, S. H. (2024). Model ekonomi digital berbasis Maqasid Syariah: Integrasi, keberlanjutan dan transformasi. J. Syariah & L. Malaysia, 12, 405. https://doi.org/10.33102/mjsl.vol12no2.647

Choiruddin, M. N., Pratikto, H., Murwani, F. D., & Restuningdiah, N. (2025). Literasi keuangan, fintech, dan inovasi kontemporer dalam hukum ekonomi Islam: Analisis keberlanjutan kinerja UMKM di Indonesia dan Malaysia. MILRev: Metro Islamic Law Review, 4(2), 976–1008. https://doi.org/10.32332/milrev.v4i2.10164

Efendi, E. C., & Wira, A. (2025). Peran Baitul Maal sebagai lembaga keuangan mikro syariah dalam mendukung kebutuhan perekonomian masyarakat Indonesia. Mbisku: Jurnal Manajemen Bisnis dan Keuangan, 2(1), 49–60. https://doi.org/10.56633/mbisku.v2i1.987

Farhan, M., Soediro, A., Adhitama, F., & Lakilaki, E. (2025). Revitalisasi filantropi berbasis keagamaan: Inisiatif ZISWAF strategis Muhammadiyah untuk pengentasan kemiskinan dan peningkatan sumber daya manusia. Jurnal Interdisipliner Ekonomi Syariah Indonesia (IIJSE), 8(3), 9467–9482.

Florado, B., Saputri, R., & Azwari, P. C. (2025). Peran Baitul Maal Wa Tamwil dalam meningkatkan pemberdayaan UMKM di Lubuklinggau: Studi kasus BMT Al-Azhaar. Jurnal Internasional Keterlibatan Komunitas Payungi, 5(1), 68–78. https://doi.org/10.58879/ijcep.v5i1.79

Haerisma, A. S., Anwar, S., & Muslim, A. (2023). Pengembangan destinasi pariwisata halal di Pulau Lombok dalam perspektif enam ciri maqasid syari’ah Jasser Auda. Afkaruna: Jurnal Interdisiplin Studi Islam Indonesia, 19(2), 298–316. https://doi.org/10.18196/afkaruna.v19i2.19437

Haidar, A. (2021). Mengembangkan model fintech-mikro BMT (FMB). Ekonomi Islam Indonesia, 3(2). https://doi.org/10.58968/eii.v3i2.59

Hanifuddin, I., Kasanah, N., & Bianda, R. (2025). Inklusi keuangan syariah berdasarkan nilai-nilai budaya lokal untuk mendukung keberlanjutan usaha pedagang kecil. Hikmatuna: Jurnal Studi Islam Integratif, 11(2), 178–196. https://doi.org/10.28918/hikmatuna.v11i2.12750

Haryati, H., & Mughits, A. (2025). Pembangunan inklusif di Indonesia: Integrasi manajemen bisnis Islam dan keuangan sosial Islam berdasarkan nilai-nilai Pancasila. Relevansi: Jurnal Manajemen dan Bisnis, 8(1), 88–119.

Hidayat, A., Akbar, W., Ardiansyah, M., & Ibrahim, E. A. B. (2024). Dampak ekonomi syariah terhadap visi Indonesia Emas 2045. Jurnal Ilmu Ekonomi dan Bisnis Islam, 6(2), 116–140. https://doi.org/10.24239/jiebi.v6i2.297.116-140

Irwandi, I., & Arifin, A. (2025). Strategi pemasaran lembaga keuangan syariah non bank untuk meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia. El-Kahfi: Jurnal Ekonomi Islam, 6(02), 381–389.

Kahfi, A. H., & Marzuki, E. (2025). Model operasional Baitul Maal wa Tamwil (BMT) berbasis Al-Qur’an dalam pemberdayaan masyarakat miskin. Musabab: Jurnal Hukum Islam dan Praktek Sosial, 1(2), 175–194.

Kholil, A., & Zuardi, M. (2025). Optimalisasi instrumen keuangan syariah di Indonesia untuk mendukung SDGs: Perspektif maqashid syariah. Profetika: Jurnal Studi Islam, 26(01), 191–210. https://doi.org/10.23917/profetika.v26i01.9217

Ma’ruf, A., Azizah, E. N., & Sari, J. A. (2022). Bagaimana Baitul Maal Wat Tamwil memberdayakan usaha mikro, kecil dan menengah di tengah pandemi COVID-19? Kasus Indonesia. JIFA (Jurnal Keuangan dan Akuntansi Islam), 5(1), 40–50. https://doi.org/10.22515/jifa.v5i1.5357

Mansyur, A., & Hudaya, N. (2021). Peran BMT KUBE Sejahtera 036 dalam pemberdayaan perekonomian masyarakat di Maccini Gusung Kota Makassar, Indonesia. Talaa: Jurnal Keuangan Islam.

Martiana, A., Kassim, S., Zakariyah, H., & Raihanun, S. (2024). Studi kualitatif tentang faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya masalah keagenan dalam pembiayaan usaha mikro di Baitul Maal wa Tamwil. Jurnal Penelitian Ekonomi dan Bisnis Islam, 4(2), 264–281.

Maulida, S., & Firdaus, A. (2025). Perkembangan pengukuran kinerja bank syariah dengan pendekatan Maslahah Performance (MaP). EKONOMI ISLAM: Jurnal Ekonomi Islam, 16(1), 39–68.

Muyasarah, I. (2025). Optimalisasi kontrak mudharabah dalam penguatan modal usaha mikro berbasis syariah di Kota Martapura. Al-Muwazanah: Jurnal Ekonomi Islam Indonesia, 1(2), 107–117.

Permanasari, L. (2024). Analisis peran koperasi BMT Khoiru Ummah dalam meningkatkan usaha mikro pedagang pasar tradisional di Menganti, Gresik. Jurnal Ilmu Sosial dan Ekonomi, 3(2), 129–140.

Rokhlinasari, S., Widagdo, R., & Irwandi, S. A. (2025). Keuangan etis dan ketahanan UMKM: Kontribusi perbankan syariah terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Bank dan Sistem Perbankan, 20(3), 91.

Saputra, W. (2025). Perusahaan sosial Islam: Tinjauan literatur sistematis tentang model, strategi, dan dampak. Jurnal Tinjauan Literatur, 1(2), 829–849. https://doi.org/10.15575/jash.v2i2.2028

Sari, E., Tunnur, L., & Rasyid, L. M. (2025). Mengatasi tantangan regulasi: Meningkatkan peran BMT dalam lanskap keuangan mikro Indonesia. Kanun: Jurnal Ilmu Hukum, 27(3), 769–791.

Siraj, M. A., Riyadi, A. H., Sheikh, A. A., Jama, A. A., & Redzuan, N. H. (2021). Potensi solusi terhadap permasalahan pembiayaan di kalangan masyarakat miskin: Kasus Baitul Maal Wa Tamwil (BMT) di Indonesia. Jurnal Keuangan Islam, 10(2), 26–37. https://doi.org/10.31436/jif.v10i2.594

Sugeng, S., Fitria, A., Rohman, A. N., & Cardenas Jr, A. (2024). Memperkuat regulasi dan model bisnis keuangan mikro syariah di Indonesia. Jurnal Hukum dan Peradilan, 13(1), 89–122. https://doi.org/10.25216/jhp.13.1.2024.89-122

Wahdoni, N. S., & Rofikoh, N. U. (2025). Peran strategis BMT sebagai lembaga keuangan syariah non-bank dalam pemberdayaan UMKM di Indonesia. Al Urwah: Jurnal Ekonomi Syariah, 3(2), 13–22.

Wartoyo, W., & Haerisma, A. S. (2022). Mata uang kripto dalam perspektif maqasid al-shariah. Afkaruna: Jurnal Interdisiplin Studi Islam Indonesia, 18(1), 110–139. https://doi.org/10.18196/afkaruna.v18i1.14164

Widiastuti, T., Mawardi, I., Zulaikha, S., Ergun, H., & Abidin, Z. (2025). Solusi strategis pemberdayaan perempuan melalui keuangan sosial Islam dalam terang maqasid syariah: Pendekatan Delphi-ANP. AL-IHKAM: Jurnal Hukum & Pranata Sosial, 20(1), 28–62. https://doi.org/10.19105/al-lhkam.v20i1.16831

Downloads

Published

2026-06-29

How to Cite

Neng Ulpa Apipah, Ani Indah Sari, Sri Rokhlinasari, & Alvien Septian Haerisma. (2026). Optimalisasi Peran Baitul Maal Wa Tamwil (BMT) dalam Pemberdayaan Umkm: Pendekatan Maqashid Syariah dan Inklusi Keuangan . JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN, 4(3), 75–89. https://doi.org/10.59024/jise.v4i3.1902

Similar Articles

<< < 2 3 4 5 6 7 8 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.