Analisis Model Pembelajaran Treffinger terhadap Kemampuan Berhitung Anak Usia 5-6 Tahun di RA Nurul Amaliyah Patumbak

Authors

  • Nazwa Aulia Universitas Alwashliyah Medan
  • Muhammad Tohir Ritonga Universitas Alwashliyah Medan
  • Hasnah Siahaan Universitas Alwashliyah Medan

DOI:

https://doi.org/10.59024/simpati.v4i4.2650

Keywords:

Children, Early Childhood Education, Numeracy Skills, Treffinger Learning Model, RA Nurul Amaliyah

Abstract

This study was motivated by the developing numeracy skills of children aged 5–6 years, which require engaging learning activities suited to their characteristics. Numeracy learning involves not only number recognition but also playing, observing, experimenting, and using concrete objects. Therefore, the Treffinger learning model was applied as an alternative approach to encourage active participation. This study aimed to analyze the implementation of the Treffinger model and describe the numeracy skills of children aged 5–6 years at RA Nurul Amaliyah Patumbak. A descriptive qualitative approach was employed, with children aged 5–6 years as research subjects. Data were collected through observation, interviews, and documentation. Learning activities incorporated play and concrete media, including number cards and objects from children’s surroundings. Teachers introduced activities, provided examples, and encouraged children to observe, count objects, and complete tasks individually or collaboratively. The findings showed that implementing the Treffinger model encouraged children’s active involvement in numeracy learning. Children demonstrated greater confidence in experimenting, answering questions, counting objects, recognizing number symbols, sequencing numbers, and comparing quantities. Overall, their numeracy skills continued to develop, although some children still required additional guidance. Interesting learning media, concrete objects, teacher support, and a comfortable learning environment supported the learning process. These findings suggest that the Treffinger learning model can facilitate enjoyable numeracy activities and provide opportunities for children to develop foundational mathematical skills through direct experiences and active participation.

References

Aisyah, S. (2021). Perkembangan kognitif anak usia dini. Kencana.

Andini, N. D. (2025). Pembiasaan kegiatan amal soleh dalam menumbuhkan sikap empati anak usia dini di RA Labschool IIQ Jakarta [Skripsi, Institut Ilmu Al-Qur'an Jakarta]. https://repository.iiq.ac.id/handle/123456789/4392

Angsar B. A., S., Winarsih, M., & Mulyeni, T. (2025). Proses metode maternal reflektif (MMR) untuk pengembangan kemampuan semantik (makna kata) bagi peserta didik tunarungu. JPK: Jurnal Pendidikan Khusus, 2(2), 167–175. https://doi.org/10.21009/jpk.v2i2.64308

Astutik, Y., & Rohman, A. (2022). Kemampuan berhitung anak usia 5–6 tahun di wilayah pedesaan Jawa Tengah: Sebuah kajian deskriptif. Jurnal Pendidikan Anak, 6(2), 89–102.

CrossFit Kids Foundation. (2022). The impact of creative mathematics instruction on early childhood development (CrossFit Kids Research Series).

Efendi, A. P. (2025). Teori-teori penting untuk menilai karya kreatif anak usia dini. Academia.edu. https://www.academia.edu/129113112/Teori_Teori_Penting_untuk_Menilai_Karya_Kreatif_Anak_Usia_Dini

Fatah, M., & Rohman, A. (2023). Penggunaan teknologi digital dalam pembelajaran berhitung di PAUD wilayah Jawa Timur. Jurnal Teknologi Pembelajaran, 4(1), 34–48.

Fatimah, N. (2023). Model pembelajaran kreatif dalam pengembangan kognitif anak usia dini. Kencana.

Hischa, V., Moeller, K., Seitz-Stein, K., & Niklas, F. (2025). Differential contributions of approximate number system, number line estimation, and working memory to mathematical skills in preschool and primary school. Psychological Research, 89(5), Article 142. https://doi.org/10.1007/s00426-025-02144-x

Huda, M. (2020). Model-model pengajaran dan pembelajaran. Pustaka Pelajar.

Juhaidah, H. (2020). Pengaruh penggunaan media alat peraga konkret terhadap kemampuan berhitung anak kelompok B di RA Baitur Rohim Ganting Gedangan Sidoarjo [Skripsi, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya]. http://repository.unusa.ac.id/9523/

Juwita, A. (2020). Peningkatan kemampuan berhitung permulaan melalui pendekatan kreatif. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(2), 113–123.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2014). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 137 Tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini.

Khan, M., & Yuliani, D. (2022). Bowling kaleng: Inovasi media numerasi awal. Jurnal Kreativitas Guru PAUD, 7(1), 31–38.

Lestari, D. (2023). Pengaruh model pembelajaran kreatif terhadap kemampuan berhitung anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 123–130.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2020). Qualitative data analysis: A methods sourcebook. SAGE Publications.

Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif. Remaja Rosdakarya.

Nabila, R., & Basri, M. (2022). Penggunaan kincir angka dalam pembelajaran berhitung permulaan. Jurnal Anak Cerdas, 3(2), 67–74.

Naru, B. A., Paba, M. S., Moi, F. C., Duya, M. I., & Oka, G. P. A. (2025). Analisis implementasi gerakan 5S sebagai strategi pembentukan karakter anak usia dini. Jurnal Citra Magang dan Persekolahan, 3(4), 345–353. https://doi.org/10.38048/jcmp.v3i4.6249

National Association for the Education of Young Children. (2020). Developmentally appropriate practice: A position statement of the National Association for the Education of Young Children. https://www.naeyc.org/resources/position-statements/dap/contents

Ningsih, R., & Kurniawan, A. (2022). Model pembelajaran berbasis problem solving dalam meningkatkan kemampuan kognitif anak. Jurnal PAUD, 6(1), 45–53.

Nisa, S. K. (2025). Pengaruh penggunaan media kode warna terhadap kemampuan berhitung pada anak usia 5–6 tahun di TK Adinda Surabaya [Skripsi, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya]. http://digilib.uinsa.ac.id/82347/

Organisation for Economic Co-operation and Development. (2023). Education at a glance 2023: OECD indicators. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/e13bef63-en

Putri, A., & Rahmawati, S. (2022). Penerapan model pembelajaran Treffinger terhadap kemampuan berpikir kreatif anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(2).

Putri, R. K., & Santoso, H. (2022). Pola pembelajaran berhitung di PAUD wilayah Jawa Timur: Sebuah studi observasi. Jurnal Anak Usia Dini, 9(1), 56–70.

Putri, R., & Handayani, T. (2022). Pembelajaran interaktif dalam meningkatkan kemampuan numerasi anak usia dini. Jurnal Obsesi, 6(4), 2345–2353.

Rachman, S. A., & Mujtahidin, S. (2025). Pengaruh media pembelajaran papan pintar angka (Papinka) terhadap kemampuan berhitung anak pada kelompok B. KANAKA: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(1), 1–7. https://ejournal.nusantaraglobal.ac.id/index.php/kanaka/article/view/3847

Rahmawati, N. (2021). Pengaruh metode pembelajaran terhadap kemampuan berhitung anak usia dini. Jurnal Pendidikan, 5(3), 210–218.

Rahmita, R., & Zulminiati. (2024). Efektivitas media Number Kids terhadap kemampuan berhitung anak usia dini. Jurnal Ilmiah PAUD Nusantara, 6(1), 44–52.

Sari, M. (2024). Inovasi pembelajaran dalam meningkatkan kemampuan berhitung anak usia dini. Jurnal PAUD Modern, 8(1), 67–75.

Siahaan, H., Hafizah, N., Ratna, E., & Santi, K. (2020). Peningkatan kemampuan kognitif anak usia dini dalam mengenal angka 1–10 melalui media bahan alam di Raudhatul Athfal Al Ghazali Medan TP. 2020–2021. EDU RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan, 4(2). https://doi.org/10.47006/er.v4i2.8743

Sugiyono. (2020). Metode penelitian kualitatif. Alfabeta.

Sumaida. (2025). Pembelajaran membaca, menulis, berhitung (calistung) anak usia 4–5 tahun di kelas A3 RA Darul Ibad Ajung Jember [Skripsi, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember]. https://digilib.uinkhas.ac.id/46643/

Suyadi. (2020). Psikologi perkembangan anak usia dini. Pustaka Insan Madani.

Treffinger, D. J., Isaksen, S. G., & Dordevic, M. S. (2019). Creative learning and innovation: An introduction to creative and innovative approaches to 21st century learning. Prufrock Press.

UNESCO. (2021). Global education monitoring report 2021/2: Non-state actors in education—Who chooses? Who loses? https://gem-report-2021.unesco.org/non-state-actors-in-education/

UNICEF. (2021). The state of the world's children 2021: On my mind—Promoting, protecting and caring for children's mental health. https://www.unicef.org/reports/state-worlds-children-2021

Downloads

Published

2026-10-21

How to Cite

Nazwa Aulia, Muhammad Tohir Ritonga, & Hasnah Siahaan. (2026). Analisis Model Pembelajaran Treffinger terhadap Kemampuan Berhitung Anak Usia 5-6 Tahun di RA Nurul Amaliyah Patumbak. Simpati, 4(4), 113–127. https://doi.org/10.59024/simpati.v4i4.2650

Similar Articles

<< < 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.