Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Pengembangan Karakter Cinta Damai Anak Usia Dini di TK IT Nurul Ilmi Setia Baru Pasaman

Authors

  • Eli Asni Universitas Alwashliyah Medan
  • Armanila Armanila Universitas Alwashliyah Medan
  • Irwansyah Irwansyah Universitas Alwashliyah Medan

DOI:

https://doi.org/10.59024/simpati.v4i4.2649

Keywords:

Curriculum Implementation, Early Childhood, Independent Curriculum, Peace-Loving Character, TK

Abstract

This study examines the implementation of the Independent Curriculum in developing a peace-loving character among young children at TK IT Nurul Ilmi. The curriculum provides flexibility for educational institutions to implement child-centered learning and integrate character values into meaningful activities. This study aims to describe curriculum planning and implementation, identify its impact on children’s peace-loving character, and analyze supporting and inhibiting factors. A descriptive qualitative approach was employed, involving the principal, teachers, and students as research subjects. Data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed through data reduction, presentation, and conclusion drawing. Data validity was established through source and technique triangulation. The findings indicate that curriculum implementation was planned through child-centered learning, play-based activities, habituation, teacher role modeling, and character-strengthening projects. These practices positively contributed to children’s peace-loving character, reflected in increased mutual respect, cooperation, tolerance, empathy, appropriate conflict resolution, and care for friends. Supporting factors included teacher competence, principal support, parental involvement, and adequate facilities and infrastructure. However, implementation faced several obstacles, including differences in children’s characteristics, limited parental understanding of the Independent Curriculum, and insufficient time for learning activities. The study highlights the importance of collaboration among schools, teachers, and parents in strengthening character education during early childhood. Overall, the Independent Curriculum can support the development of a peace-loving character when learning activities consistently promote positive relationships, empathy, tolerance, and peaceful conflict resolution in children’s daily interactions.

References

Aisyah, S. (2014). Perkembangan dan konsep dasar pengembangan anak usia dini. Universitas Terbuka.

Arikunto, S. (2013). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.

Asmani, J. M. (2013). Buku panduan internalisasi pendidikan karakter di sekolah. Diva Press.

Berk, L. E. (2013). Child development (9th ed.). Pearson.

Bredekamp, S. (2014). Effective practices in early childhood education. Pearson.

Denzin, N. K. (1978). The research act: A theoretical introduction to sociological methods. McGraw-Hill.

Fadlillah, M. (2016). Desain pembelajaran PAUD: Tinjauan teoretik dan praktik. Ar-Ruzz Media.

Gordon, T. (2009). Teacher effectiveness training. Three Rivers Press.

Gunawan, H. (2014). Pendidikan karakter: Konsep dan implementasi. Alfabeta.

Harris, I. M. (2004). Peace education theory. Journal of Peace Education, 1(1), 5–20. https://doi.org/10.1080/1740020032000178276

Hurlock, E. B. (2013). Psikologi perkembangan. Erlangga.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2014a). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 137 Tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2014b). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 146 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini.

Kementerian Pendidikan Nasional. (2010). Pengembangan pendidikan budaya dan karakter bangsa. Badan Penelitian dan Pengembangan, Pusat Kurikulum.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022a). Dimensi, elemen, dan subelemen Profil Pelajar Pancasila pada Kurikulum Merdeka.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022b). Panduan pembelajaran dan asesmen Kurikulum Merdeka.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022c). Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 16 Tahun 2022 tentang Standar Proses pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah.

Kesuma, D., Triatna, C., & Permana, J. (2018). Pendidikan karakter. Remaja Rosdakarya.

Lickona, T. (2012). Character matters: How to help our children develop good judgment, integrity, and other essential virtues. Simon & Schuster.

Lickona, T. (2013). Educating for character: Mendidik untuk membentuk karakter. Bumi Aksara.

Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic inquiry. Sage Publications.

Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif. Remaja Rosdakarya.

Mulyasa, E. (2017). Manajemen PAUD. Remaja Rosdakarya.

Mulyasa, E. (2021). Menjadi guru penggerak Merdeka Belajar. Bumi Aksara.

Muslich, M. (2011). Pendidikan karakter: Menjawab tantangan krisis multidimensional. Bumi Aksara.

Navarro-Castro, L., & Nario-Galace, J. (2010). Peace education: A pathway to a culture of peace. Center for Peace Education.

Nuraeni. (2014). Pendidikan anak usia dini: Pengembangan karakter dan kepribadian anak. Kencana.

Patton, M. Q. (1990). Qualitative evaluation and research methods. Sage Publications.

Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Samani, M., & Hariyanto. (2013). Konsep dan model pendidikan karakter. Remaja Rosdakarya.

Santrock, J. W. (2018). Life-span development (17th ed.). McGraw-Hill.

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kualitatif. Alfabeta.

Sujiono, Y. N. (2013). Konsep dasar pendidikan anak usia dini. Indeks.

Suyadi. (2013a). Pendidikan karakter: Konsep dan model. Remaja Rosdakarya.

Suyadi. (2013b). Strategi pembelajaran pendidikan karakter. Remaja Rosdakarya.

Suyadi. (2014). Teori pembelajaran anak usia dini. Remaja Rosdakarya.

Wiyani, N. A. (2013). Bina karakter anak usia dini: Panduan orang tua dan guru dalam membentuk kemandirian dan kedisiplinan anak usia dini. Ar-Ruzz Media.

Downloads

Published

2026-10-21

How to Cite

Eli Asni, Armanila Armanila, & Irwansyah Irwansyah. (2026). Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Pengembangan Karakter Cinta Damai Anak Usia Dini di TK IT Nurul Ilmi Setia Baru Pasaman. Simpati, 4(4), 86–99. https://doi.org/10.59024/simpati.v4i4.2649

Similar Articles

<< < 2 3 4 5 6 7 8 9 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.