Kompetensi Kepemimpinan Guru Pendidikan Agama Katolik dalam Menciptakan Lingkungan Belajar yang Kondusif di Smp Negeri 4 Nubatukan
DOI:
https://doi.org/10.59024/jipa.v4i3.1823Keywords:
Catholic Religious Education Teachers, Classroom Management, Conducive Learning Environment, Leadership Competence, Student MotivationAbstract
This study aims to determine the leadership competency of Catholic religious education teachers in creating a conducive learning environment at SMP Negeri 4 Nubatukan. This research used a qualitative approach with a case study approach. Data collection was conducted through observation, interviews, and documentation involving Catholic religious education teachers, students, and school officials. The results indicate that Catholic religious education teachers have demonstrated leadership competency through their ability to manage the classroom, provide good role models, build positive relationships with students, and provide motivation during the learning process. Teachers also strive to create a safe, comfortable, and orderly learning environment to encourage students to be more active in learning. Furthermore, several supporting factors exist, such as collaboration between teachers and the school, parental support, and the application of religious values in the school environment. However, this study also identified several obstacles, such as limited learning facilities, lack of student participation, and limited learning time. Based on the results, it can be concluded that the leadership competency of Catholic religious education teachers plays a crucial role in creating a conducive learning environment and supporting student development, both academically and spiritually.
References
Aldo, S., Dole, D., & Lorensius Lorensius. (2025). Kompetensi Kepemimpinan Guru Agama Katolik dalam Membina Toleransi Beragama Antarsiswa. Jurnal Keteketik Pastoral, 9(1), 22–30.
Anita Woolfolk. (2016). Education Psychology (13th ed.). Pearson Education.
Eliza, D., R., S., Fitri, D. A. N., & Yenti, S. (2022). Membangun guru yang profesional melalui pengembangan profesionalisme guru dalam penerapan profesinya. Jurnal Basitedu, VI(III), 5362–5369.
Hattie, J. (2019). Visible Learning For Teachers. Routledge.
Husaini Usman. (2013). Manajemen dan Kepemimpinan dalam Pendidikan. Jurnal Majamen Pendidikan, 4(2), 130.
Kelen, D., Kwen, K. M., & Hermania Bhoki. (2025). Kompetensi Kepemimpinan Guru Pendidikan Agama Katolik dalam Membentuk Kepribadian Peserta didik di Sekolah Dasar Inpres Pamakayo. Pendidikan Dan Sosial Humaniora, 5(3), 321–364.
Maria Angela Dora Kelen, dkk. (2025). Kompetensi kepemimpinan guru pendidikan Agama Katolik dalam membentuk kepribadian peserta didik di Sekolah Dasar Inpres Pamakayo. Jurnal Pendidkan Dan Sosial Humaniora, 5(3), 321–364.
Mulyasa. (2017). Manjadi Guru Profesional. PT. Remaja Rosdakarya.
Mulyasa. (2018). Menjadi Guru Profesional: Menciptakan Pembelajaran Kreatif dan Menyenangkan. Remaja Rosdakarya.
Novianti, R & Garzia, M. (2020). Lingkungan belajar sebagai faktor yang mempengaruhi keberhasilan belajar siswa. Jurnal Ilmu Pendidikan, 20(2), 91–99.
Nurjanah, dkk. (2020). Hubungan kondusifitas lingkungan belajar dan motivasi berprestasi dengan prestasi belajar akuntansi siswa. Jurnal Pengembangan Akuntansi Dan Keuangan, 1(1), 16–28.
Paul Suparno. (2017). Pendidikan Iman dalam Pembelajaran Agama Katolik di Sekolah. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 22(1), 45–60.
Purwanto. (2014). Psikologi Pendidikan. PT. Remaja Rosdakarya.
Rangkuti, B. W., & Latifah, D. . (2023). Strategi Guru dalam Membina Hubungan Positif dengan Peserta didik. Jurnal Manajemen Dan Pendidikan Islam, X(II), 160–177.
Rohani, A. E., Sileuw, M., & Suparto Iribaram. (2023). Relevansi Keteladanan Guru dalam Pembentukan Karakter Siswa yang Religius. Jurnal Penelitian
Saitum. (2023). Kompetensi sebagai peleburan dari pengetahuan, keterampilan,nilai dan sikap. Jurnal Literasiologi, 1(1), 119–129.
Sergius. (2025). Tantangan dan solusi Guru PAK dalam Menerapkan Pembelajaran PAK melalui Pendekatan Deep Learning. Jurnal Magistra, 3(3), 43–57.
Setiawan. (2022). Pentingnya Lingkungan Belajar yang Kondusif bagi Peserta Didik. Jurnal Pendidikan Dan Konseling, 4(6), 7517–7522.
Sihotang. (2018). Peran Guru Pendidikan Agama Katolik dalam Pembentukan Karakter Siswa. Jurnal: Pendidikan Dan Kebudayaan, 8(3), 206–217.
Skolastika, et., al. (2022). Peran Guru Pendidikan Agama Katolik dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik Kelas XI IIS 1 SMA Negeri 1 Serawai. Jurnal Pendidikan Katolik, 2(2), 70–76.
Slameto. (2010). Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. PT Rineka Cipta.
Sudarwan Danim, & Suparno. (2013). Kepemimpinan Pendidikan dan Perannya dalam Pembelajaran. Jurnal Manajemen Pendidikan, 2(1), 787–796.
Sudirman, Jaelani, A. K., Asrin, & Dadi Setiadi. (2025). Kepemimpinan Guru PAK dalam Membentuk Kompetensi Diri Generasi Quantum Menuju Indonesia Emas 2045. Budi Pekerti Agama Kristen Dan Katolik, 3(2), 43.
Theresia. (2022). Peran Guru Pendidikan Agama Katolik Era Society 5.0 ( Kajian Peran dan Kompetensi Guru PAk. Ilmiah Indonesia, 7(10), 1536–1537.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KEBUDAYAAN DAN AGAMA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







