Efektivitas Video Edukatif terhadap Pengetahuan dan Sikap tentang Kekerasan Seksual pada Remaja di SMP PGRI Cibereum Kabupaten Cianjur Tahun 2026

Authors

  • Rona Adilla Z. Syahidi Universitas Indonesia Maju
  • Fani Hanifa Universitas Indonesia Maju
  • Hidayani Hidayani Universitas Indonesia Maju

DOI:

https://doi.org/10.59024/jikas.v4i4.2519

Keywords:

Adolescents, Attitude, Educational Video, Knowledge, Sexual Violence

Abstract

Sexual violence against adolescents is a public health problem that can cause physical, psychological, social, and educational impacts. Low knowledge and attitudes among adolescents regarding sexual violence can increase their vulnerability to such violence. One preventive effort that can be undertaken is providing education using educational video media. This study aimed to determine the effectiveness of educational videos on knowledge and attitudes regarding sexual violence among adolescents at SMP PGRI Cibereum, Cianjur Regency, in 2026. This study used a quantitative method with a quasi-experimental design and a one-group pretest-posttest approach. The population consisted of all 7th and 8th grade students at SMP PGRI Cibereum. The research sample comprised 60 respondents determined using a total sampling technique. Data were collected through a knowledge questionnaire using the Platform Indonesia Jaya instrument of 14 questions and an attitude questionnaire using the Children Knowledge of Abuse Questionnaire (CKAQ) of 33 statements. Data were analyzed univariately and bivariately using the Paired Sample T-Test because the data were normally distributed (p>0.05). The results showed that the mean knowledge score before the intervention (pre-test) was 7.25±1.82 and increased significantly to 11.67±1.45 after the intervention (post-test) with p=0.001 (t=−16.730). The mean attitude score before the intervention (pre-test) was 74.50±8.32 and increased significantly to 91.50±6.85 after the intervention (post-test) with p=0.001 (t=−13.491). Thus, the provision of educational videos was significantly effective in improving adolescents' knowledge and attitudes regarding sexual violence at SMP PGRI Cibereum, Cianjur Regency.

References

Aceh, A. (2025). Kekerasan seksual pada remaja. Jurnal, 8(4), 757–767.

Aisyah, S., Dewi, I., & Anisa, N. R. (2025). Efektivitas edukasi berbasis audio visual tentang anak di SD Inpres Batua II. Jurnal Kesehatan, 5, 32–37. https://doi.org/10.35892/jimpk.v5i3.1946

Amalia, A. R. (2024). Hubungan antara tingkat pengetahuan dengan sikap remaja dalam pencegahan kekerasan seksual. Universitas Pendidikan Indonesia.

Assifa, F., & Firman, T. (2025). 12 pemuda di Cianjur perkosa gadis remaja, 10 orang ditangkap dan dijerat pasal berlapis. Kompas.com.

Astuti, R., & Wiyajanti, T. (2022). Efektivitas media audio visual terhadap tingkat pengetahuan remaja tentang pencegahan kekerasan seksual. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(2), 115–122.

Azhara, S., & Syarifah, S. (2024). Penerapan media video pembelajaran animasi dalam meningkatkan minat belajar. Jurnal Pendidikan, 2(2), 74–80.

Azwar, S. (2021). Sikap manusia: Teori dan pengukurannya. Pustaka Pelajar.

Dewi, D. P. (n.d.). KemenPPPA: Prevalensi kekerasan terhadap anak 2024 naik dibanding 2021. Antaranews.com.

Fajar, F. F., Tarmizi, P., & Noperman, F. (2024). Pengaruh video tutorial terhadap kreativitas siswa dalam pembelajaran seni rupa. Jurnal Pendidikan, 7(3). https://doi.org/10.33369/juridikdas.v7i3.37348

Hapsari, A. D., Utami, S. R., & Prasetyo, B. (2023). Efektivitas media video animasi interaktif terhadap peningkatan pengetahuan kekerasan seksual pada remaja. Jurnal Edukasi Kesehatan Masyarakat, 9(2), 101–110.

Jenewa. (2025). Stop kekerasan seksual pada perempuan. Arahkita.com.

Kurnia, dkk. (2021). Pengukuran pengetahuan dan sikap pencegahan kekerasan seksual dengan kuesioner CKAQ. Jurnal Keperawatan.

Kurniawati, E., & Wibowo, A. (2022). Pengaruh edukasi kesehatan reproduksi berbasis video digital terhadap pengetahuan pencegahan pelecehan seksual pada remaja. Jurnal Keperawatan dan Kesehatan, 13(1), 45–54.

Lestari, P., & Handayani, S. (2021). Edukasi kesehatan reproduksi dan batasan tubuh (body boundaries) berbasis media visual pada remaja sekolah menengah. Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Remaja, 4(1), 45–53.

Maghdalena, F. (2024). Pelecehan seksual pada anak. Jurnal Hukum dan Sosial, 2(2). https://doi.org/10.59581/jmk-widyakarya.v2i2.2934

Manein, A. D., & Silangen, P. M. (2022). Pengaruh penggunaan media video pembelajaran terhadap hasil belajar siswa SMA kelas X. Charm Sains, 3(2), 74–79. https://doi.org/10.53682/charmsains.v3i2.179

Marlina, L., & Kurniawan, A. (2023). Pengaruh edukasi audio visual terhadap sikap pencegahan kekerasan seksual pada remaja sekolah menengah pertama. Jurnal Keperawatan Jiwa, 11(2), 285–294.

Maroyona, K., Haninda, P., Rusdi, N., Nugrahmi, M. A., Rahmi, Z., & Ulfa, A. (2025). Pendidikan pencegahan seksual anak usia dini melalui video di TK Aisyiyah Bukittinggi. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 25(1), 399–401. https://doi.org/10.33087/jiubj.v25i1.5895

Notoatmodjo, S. (2018). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Rineka Cipta.

Nur, Y., Purwati, F., Vita, M., & Ningrum, R. (2025). Efektivitas video animasi interaktif dalam meningkatkan pengetahuan. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 6(3), 42–54.

Platform Indonesia Jaya. (2026). Kuesioner kekerasan seksual. https://ifon.blog/kuisioner/kekerasanseksual

Prasetyo, E., Handayani, D., & Rahayu, S. (2022). Efektivitas intervensi edukasi berbasis video terhadap pengetahuan dan sikap remaja dalam mencegah pelecehan seksual. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 17(1), 50–59.

Rahmawati, A., Setiawan, B., & Indriani, D. (2023). Pengaruh edukasi kesehatan menggunakan media video interaktif terhadap pengetahuan remaja mengenai kekerasan seksual. Jurnal Edukasi Kesehatan, 11(1), 30–38.

Sardinha, L., Yüksel-Kaptanoğlu, I., Maheu-Giroux, M., & García-Moreno, C. (2024). Intimate partner violence against adolescent girls: Regional and national prevalence estimates. The Lancet Child & Adolescent Health, 8(9). https://doi.org/10.1016/S2352-4642(24)00145-7

Setiawan, R., Nurhayati, T., & Fahmi, M. (2024). Analisis efektivitas media audiovisual dalam meningkatkan pemahaman remaja mengenai cyber-sexual harassment. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 19(1), 62–71.

Simanjuntak, R. D., & Fanani, E. (2002). Pengaruh penyuluhan terhadap peningkatan perilaku penggunaan alat pelindung diri. Jurnal Kesehatan Kerja.

Sma, D. I., & Makassar, N. (2024). Kekerasan seksual pada remaja putri. Jurnal Kesehatan, 4, 77–81. https://doi.org/10.35892/jimpk.v4i5.1690

Sugiyono. (2023). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Utami, S., & Rahmawati, F. (2021). Media audiovisual dalam pembentukan sikap remaja terhadap pencegahan pelecehan seksual di lingkungan sekolah. Jurnal Edukasi dan Kesehatan Masyarakat, 8(3), 112–120.

Video, P., Dalam, P., Anak, P., Dini, U., & Masa, P. (2021). Penggunaan video pembelajaran dalam pendidikan anak usia dini pada masa pandemi Covid-19. Universitas Pendidikan Indonesia. https://doi.org/10.17509/cd.v12i1.26702

Widiyanti, V., Suzanna, E., & Astuti, W. (2025). Gambaran kekerasan dalam berpacaran pada mahasiswa Universitas Malikussaleh. Jurnal Psikologi, 3(4), 632–642.

Wulandari, T. (2024). Kekerasan di sekolah hingga pesantren 2024, JPPI: Terbanyak kekerasan seksual. Detik.com.

Downloads

Published

2026-08-31