Studi Literatur: Faktor Penghambat Implementasi Kebijakan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK) dalam Meningkatkan Akses Pelayanan Kesehatan di Kota Palembang

Authors

  • Shafa Athiya Novila Universitas Sriwijaya
  • Hopipa Ladaina Universitas Sriwijaya
  • Rahmita Revadina Universitas Sriwijaya
  • Alfi Nesfiana Universitas Sriwijaya
  • Mutia Wanda Azizah Universitas Sriwijaya
  • Loly Setiani Universitas Sriwijaya
  • Fransilla Grace Susanto Universitas Sriwijaya
  • Riza Adelia Suryani Universitas Sriwijaya
  • Galuh Efnol Adzan Universitas Sriwijaya
  • Novitry Pratiwi Universitas Sriwijaya

DOI:

https://doi.org/10.59024/jikas.v4i4.2509

Keywords:

Access to Health Services, Community Health Centers, George C. Edward III, PIS-PK, Policy Implementation

Abstract

This study aims to identify and analyze the factors hindering the implementation of the Healthy Indonesia Program with a Family-Based Approach (PIS-PK) in improving access to public health services, particularly at the community health center (Puskesmas) level in Palembang City. Using a qualitative method based on a literature review with descriptive-qualitative analysis, secondary data sourced from various scientific articles were synthesized based on George C. Edward III’s theoretical framework of policy implementation. The results of the study indicate that the implementation of PIS-PK still faces various complex and interrelated barriers, including uneven public outreach (communication), limited numbers and training of health workers as well as high levels of dual workloads (resources), varying levels of commitment among staff in following up on data (disposition), and suboptimal hierarchical coordination and referral pathways (bureaucratic structure). It can be concluded that although the data collection and home visit phases are underway, this program has not yet been optimal in providing follow-up health care; therefore, an evaluation of the workload, strengthened coordination, and the provision of supporting facilities are necessary to achieve equitable access to health care for the community

References

Abdi, S., Liana, Y., Rawalilah, H., & Murni, N. S. (2022). Evaluasi Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK) pada indikator TB paru di masa pandemi COVID-19 Puskesmas Multi Wahana Palembang tahun 2021. Jurnal Kesehatan Bina Husada, 14(1), 24–33. https://doi.org/10.58231/jkbh.v14i01.83

Agusni, R., Nasution, S. A., & Riastawaty, D. (2026). Pengaruh promosi kesehatan melalui pendekatan keluarga terhadap pengetahuan masyarakat berperilaku hidup bersih dan sehat. Indonesian Journal of Health Community, 7(1), 58–65. https://doi.org/10.31331/ijheco.v7i1.4432

Aprilia, B., & Dhafa, A. (2026). Hak atas kesehatan dan keadilan sosial: Analisis sosio-legal atas ketimpangan layanan kesehatan di Indonesia. Jurnal Fakta Hukum, 4(1), 77–84. https://doi.org/10.58819/jfh.v4i2.248

Aspawati, N., Wahyudi, A., Dwi, A. P., & Ekawat, D. (2022). Studi kualitatif: Implementasi Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK) di Dinas Kesehatan. Jurnal 'Aisyiyah Medika, 7(1). https://doi.org/10.36729/jam.v7i1.770

Darmansyah, D. (2022). Analisis pelaksanaan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK) pada Puskesmas di Kabupaten Nagan Raya. Jurnal SAGO Gizi dan Kesehatan, 3(1), 85–93. https://doi.org/10.30867/gikes.v3i1.743

Fajriah, E., …, & Wahyudi, A. (2023). Analisis capaian Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK) di Puskesmas Provinsi Sumatera Selatan tahun 2022. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 11(1), 88–101. https://doi.org/10.31596/jkm.v11i1.1445

Hartati, N. S., Sulistiowati, E., & Susilawati, M. D. (2021). Pelaksanaan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK) di Puskesmas. Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, 31(3), 161–170. https://doi.org/10.22435/mpk.v31i3.3381

Lestari, R. A., …, & Kartini, A. (2021). Analisis pelaksanaan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK) dalam capaian indeks keluarga sehat di Kabupaten Brebes tahun 2020: Studi pada Puskesmas Kluwut Kabupaten Brebes. Jurnal Kesehatan VisiKes, 20(1), 27–40. https://doi.org/10.33633/visikes.v20i1.4251

Meiriza, C., Gustina, E., Zaman, C., Kesehatan, P. M., Bina, S., & Palembang, H. (2022). Analisis implementasi Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK) oleh petugas kesehatan di Puskesmas Sako. Health Care: Jurnal Kesehatan, 11(2). https://doi.org/10.36763/healthcare.v11i2.265

Merbawani, R. (2024). Evaluasi Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK) di wilayah kerja Puskesmas Dawar Blandong Mojokerto. Creation: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 12–15. https://j-creation.org/index.php/creation/index

Nia, I. M. (2022). Hambatan pelaksanaan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK) di Puskesmas: Literature review. PROMOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 12(1), 1–7. https://doi.org/10.56338/pjkm.v12i1.2393

Parwati, T., & Surya, N. T. (2022). Analisis implementasi kebijakan stunting dalam Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK): Studi kasus di Puskesmas Jatiyoso. Jurnal 'Aisyiyah Medika, 7(1), 1–14. https://doi.org/10.36729/jam.v7i1.770

Pujosiswanto, K. H., …, & Ishak, H. (2020). Faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK) di Puskesmas Kabupaten Polewali Mandar. JKMM, 3(1), 123–135. https://doi.org/10.30597/jkmm.v3i1.10300

Rahardjo, B., Ani, N., & Hastuti, P. (2021). Implementasi pelaksanaan Permenkes No. 39 Tahun 2016 tentang PIS-PK Program Indonesia Sehat: Studi kasus di Puskesmas Kabupaten Sragen. Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan (JMIAK), 4(10).

Ramadhani, A. F., …, & Septiyanti. (2021). Identifikasi faktor penghambat implementasi PIS-PK indikator TB paru di wilayah kerja Puskesmas Antang. Window of Public Health Journal, 2(2), 339–346. https://doi.org/10.33096/woph.v1i6.334

Rusdianah, E., & Widiarini, R. (2019). Evaluasi Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK): Studi kasus di tingkat Puskesmas. Jurnal Kebijakan Kesehatan, 8(4), 175–183.

Salanti, P., Prihantiningsih, A., & Limbong, M. M. (2026). Penyuluhan SADARI untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap deteksi dini kanker payudara. Adi Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal (Adimas Jurnal), 6(2), 210–223. https://doi.org/10.34306/adimas.v6i2.1493

Sinaga, T. R., …, & Gea, D. (2025). Implementasi kebijakan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK) di wilayah kerja UPTD Puskesmas Namohalu Esiwa. SEHAT: Jurnal Kesehatan Terpadu, 4(2), 52–63.

Sinathria, M. M., Dermawan Triharjono, H., Fadilah, F. N., Zahra, S. A., Solihat, K., Firda, S. M., & Hidayat, Z. A. (2025). Implementasi kebijakan publik: Pengertian, model-model dan penerapannya dalam contoh studi kasus. Jurnal Penelitian Nusantara, 1(6), 69–73. https://doi.org/10.59435/menulis.v1i6.320

Suhargianti, R. C., & Rahmawati, A. (2026). Peran pemerataan layanan kesehatan dalam mewujudkan keadilan sosial dan target SDGs 3 di Indonesia. Prosiding Seminar Nasional, 4(1), 303–313. https://doi.org/10.1234/prosidingukmpr.v4i1.5517

Yuniar, N., Yusriani, W. O., Kamaluddin, S. R. A., Yulfida, Z., Darwia, W. O., & Harna, W. O. (2026). Literature review: Pertanggungjawaban hukum praktisi pengobatan tradisional atas kelalaian dalam pelayanan kesehatan. Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa, 2(8), 1501–1508. https://doi.org/10.59837/jpnmb.v2i8.728

Yusmaniar, W., …, & Arranury, Z. F. (2024). Analisis implementasi kebijakan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK) di Kabupaten Soppeng tahun 2023: Studi kasus di Puskesmas Goarie. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia (JKKI), 13(1), 25–30. https://doi.org/10.22146/jkki.90778

Downloads

Published

2026-11-01