Penerapan Teknik Self-Instruction terhadap Tingkat Stres pada Remaja Korban Bullying di SMK Widya Yahya Gading Rejo
DOI:
https://doi.org/10.59024/jikas.v4i4.2417Keywords:
Bullying, Self-Instruction, Stress, Teenagers, VictimAbstract
Bullying merupakan perilaku agresif yang dilakukan secara sengaja dan berulang oleh individu atau kelompok terhadap individu lain yang tidak mampu membela dirinya, meliputi bentuk fisik, verbal, relasional, dan cyberbullying. Dampak psikologis bullying di antaranya stres, kecemasan, depresi, dan rendahnya harga diri pada remaja korban. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan teknik self-instruction terhadap tingkat stres pada remaja korban bullying di SMK Widya Yahya Gading Rejo. Karya ilmiah akhir ini menggunakan pendekatan asuhan keperawatan dengan metode pre-eksperimental melalui pengukuran pre-test dan post-test pada dua responden, yaitu Siswa A dan Siswa R, dengan instrumen Depression Anxiety Stress Scale (DASS-14). Intervensi self-instruction diberikan selama 15 menit satu kali sehari selama tiga hari berturut-turut. Hasil menunjukkan penurunan skor stres yang konsisten pada kedua responden: Siswa A menurun dari 20 menjadi 9 dan Siswa R menurun dari 24 menjadi 10 setelah tiga hari intervensi, sehingga kategori stres keduanya berubah dari sedang/berat menjadi ringan. Hasil ini menunjukkan bahwa teknik self-instruction efektif membantu remaja korban bullying mengelola pikiran negatif dan menurunkan tingkat stres. Siswa yang mengalami bullying disarankan dapat menerapkan teknik ini secara mandiri, dan guru bimbingan konseling disarankan memanfaatkan teknik self-instruction sebagai salah satu strategi pendampingan psikososial bagi korban bullying.
References
Alghamdi, A., Alqahtani, M., & Alsaqri, S. H. (2022). Effectiveness of cognitive behavioral therapy on anxiety among adolescents: A systematic review. International Journal of Environmental Research and Public Health, 19(21), 13889.
Anggraini, R., & Wahyuni, S. (2023). Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku bullying pada siswa SMK di Jawa Tengah. Jurnal Keperawatan Soedirman, 18(1), 45–56.
Beck, J. S. (2021). Cognitive behavior therapy: Basics and beyond (3rd ed.). Guilford Press.
Bulechek, G. M., Butcher, H. K., Dochterman, J. M., & Wagner, C. (2022). Nursing interventions classification (NIC) (7th ed.). Elsevier.
Coloroso, B. (2022). The bully, the bullied, and the not-so-innocent bystander: From preschool to high school and beyond (Rev.). William Morrow.
Development, O. for E. C. and. (2023). PISA 2022 results (Volume III): Creative minds, creative schools. OECD Publishing.
Dewi, N. S., Andriany, M., Lathifah, O. I., Nurrahima, A., Widyastuti, R. H., & Hartati, E. (2023). The influence of gender and hope on the resilience of bullied adolescents. Jurnal Keperawatan Indonesia, 26(1), 1–9.
Febrianti, D., Sari, R., & Putri, A. (2024). Hubungan perilaku bullying dengan tingkat stres pada remaja di sekolah menengah. Jurnal Keperawatan Silampari, 8(2), 123–130.
Hunt, C., Bussey, K., Peters, L., Gaston, J., Lo, A., & Rapee, R. M. (2024). School-based victimization in children and adolescents presenting for cognitive behavioural treatment of anxiety disorders. Behavioural and Cognitive Psychotherapy, 50(6), 590–603.
Ilkafah. (2021). Factors related to implementation of nursing care ethical principles in Indonesia. Jurnal Keperawatan Indonesia, 24(2), 89–97.
Indonesia, K. K. R. (2023). Survei kesehatan Indonesia (SKI) 2023: Kesehatan jiwa remaja. Kementerian Kesehatan RI.
Jimerson, S. R., Swearer, S. M., & Espelage, D. L. (2021). Handbook of bullying in schools: An international perspective (2nd ed.). Routledge.
Kemenkes. (2023). Panduan Pengelolaan Posyandu Bidang Kesehatan. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Li, J., Wu, Y., & Yao, M. (2025). Bullying victimization and adolescent mental health: The mediating roles of parent-child relationship and self-esteem. BMC Psychology, 13, 1390.
Masnur, A. D. A., Wibowo, M. E., & Purwanto, E. (2022). The effectiveness of CBT group counseling with self-instruction technique to improve students’ self-efficacy. Jurnal Bimbingan Konseling, 11(1), 23–29.
Mursalin, D. D. P., Aryani, F., & Buchori, S. (2024). Application of self-instruction techniques in reducing students’ academic stress in high schools. Pinisi Journal of Education, 4(4), 75–80.
Nurhidayah, S., & Sari, D. P. (2023). Pengaruh teknik self-instruction terhadap kemampuan koping adaptif remaja pelaku bullying. Jurnal Ners Dan Kebidanan Indonesia, 11(2), 88–97.
Papalia, D. E., & Feldman, R. D. (2023). Experience human development (14th ed.). McGraw-Hill.
Rahayu, S., & Fitri, N. (2022). Hubungan perilaku bullying dengan tingkat stres pada remaja di sekolah menengah kejuruan. Jurnal Keperawatan Indonesia, 25(1), 45–54.
Romadhoni, M. T. B., Heru, M. J. A., Rofiqi, A., Hasanah, Z. W., & Yani, V. A. (2023). Pengaruh perilaku bullying terhadap interaksi sosial pada remaja. Jurnal Keperawatan Profesional, 11(1), 33–41.
Sarafino, E. P., & Smith, T. W. (2017). Health psychology: Biopsychosocial interactions (10th ed.). John Wiley & Sons.
Sari, I. Y., Prawesti, I., & Permatasari, P. F. (2023). Peer education improves coping and self-efficacy in facing bullying in adolescents. Academia Open, 8(2), 1–10.
Sirait, P. N. S. (2023). Mengeksplorasi pengalaman psikologis remaja korban bullying. Wacana Psikokultural, 1(1), 53–62.
World Health Organization (WHO). (2024). World Health Statistics 2019: Monitoring Health For The SDGs, Sustainable Development Goals.
Wulandari, R., Keliat, B. A., & Wardani, I. Y. (2022). Penerapan teknik self-instruction dalam menurunkan stres remaja dengan perilaku bullying. Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa, 5(3), 567–578.
Yola, E. P., & Rahmadini, A. (2025). Penerapan teknik self-instruction untuk menurunkan tingkat stres pada remaja. Indonesian Research Journal on Education, 5(5), 392–397.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







