Hubungan penggunaan Gadget terhadap Masalah Perilaku Emosional Anak Usia 4-6 Tahun di TK Negeri 1 Sanden

Authors

  • Baita Awiktamara Nisa Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta
  • Nidatul Khofiyah Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.59024/jikas.v4i3.2140

Keywords:

Carbon Emission Disclosure, Capital Structure, Energy Sector Companies, Firm Value, Intellectual Capital

Abstract

The social and emotional development of preschool children is influenced by environmental stimulation, including increased use of gadgets. Globally, 5–25% of children aged 0-5 years experience developmental disorders, some of which are influenced by excessive digital exposure. Uncontrolled use of gadgets can trigger emotional behavioral problems such as irritability, loss of appetite for eating or drinking, difficulty focusing, lack of responsiveness, and withdrawal. This study aims to determine the relationship between gadget use and emotional behavior problems in children aged 4-6 years at TK Negeri 1 Sanden. The research uses quantitative methods with a cross sectional approach. The population was 93 children and the sample was 79 children selected using purposive sampling techniques. Data collection was carried out through gadget use questionnaires and children's emotional behavior problems questionnaires (KMPE). Data analysis used SPSS via the Spearman Rank test with a significance level of 0.05. The results showed variations in the intensity of gadget use in children, and statistical tests showed a significant relationship between gadget use and emotional behavior problems (p = 0.001; r = 0.850). The higher the intensity of gadget use, the greater the risk of developing emotional behavior problems in preschool children. It is hoped that this research can provide input for parents to always accompany their children when using gadgets and ensure that the content they access is age appropriate. Apart from that, parents need to direct their children to useful activities, such as active play, communicating, reading, or participating in social activities, so that children's social and emotional development remains optimally stimulated.

References

Afwani, D. N., Lestari, I. M., Pawestri, P. M., Plilasari, N. A., Putri, D. A., & Widiastuti, A. (2022). Karakteristik ibu terhadap stimulasi perkembangan anak prasekolah umur 4–6 tahun. Jurnal Sains Kebidanan, 4(1), 36–43. https://doi.org/10.31983/jsk.v4i1.8441

American College of Obstetricians and Gynecologists. (2022). Definition of term pregnancy (Committee Opinion No. 579). Obstetrics & Gynecology, 122(5), 1139–1140. https://doi.org/10.1097/01.AOG.0000437385.88715.4A

Ardyansah, R. B. (2026). Hubungan antara durasi penggunaan gadget pada anak dengan sosial emosional anak usia dini (4–5 tahun). Jurnal Abdi Kesehatan dan Kedokteran, 5(1), 371–383. https://doi.org/10.55018/jakk.v5i1.176

Aziizah, N. F. N., & Latifah, M. (2024). The influence of parenting style and stimulation on social-emotional development: Study of stunting and not stunting toddlers in Bogor Regency. Journal of Family Sciences, 9(1), 100–118. https://doi.org/10.29244/jfs.v9i1.52508

Cindy, A. P. S., Faridah, F., Yoga, K., & Nur, C. (2022). Hubungan lingkungan teman sebaya dan game online dengan perilaku agresif anak. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(6), 6559–6568. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i6.1946

Fachmi, T., Kustiwa, D. R., & Hani, N. U. (2022). Preschool children's behavioral and emotional problems using Pediatric Symptom Checklist (PSC-17) during distance learning. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha, 10(2), 239–244. https://doi.org/10.23887/paud.v10i2.49307

Fatah, Y., Turahma, A., & Al-Ikhlas, M. A. K. (2025). Penggunaan gadget terhadap perilaku tantrum pada anak usia prasekolah. CARING: Jurnal Keperawatan Al-Ikhlas, 2(1), 51–59. https://doi.org/10.70800/jckk.v2i2.150

Firinda, S., Suryawan, A., Dewanti, L., & Ningrum, A. G. (2024). Hubungan intensitas penggunaan gadget dengan risiko masalah perilaku emosional anak. Malahayati Nursing Journal, 6(9), 3723–3733. https://doi.org/10.33024/mnj.v6i9.13509

Firmawati, I. N. U., & Biahomo. (2021). Penggunaan gadget terhadap perkembangan psikososial anak. Jurnal Zaitun Universitas Muhammadiyah Gorontalo, 7(2). https://doi.org/10.31314/zijk.v7i2.1151

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Laporan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2021. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. https://repository.kemkes.go.id/book/1323

Khomariyah, S., & Permata, R. D. (2024). Observasi perkembangan kognitif dalam pemecahan masalah anak usia 5–6 tahun dengan kondisi terlahir prematur di TK Dharma Wanita Sidomulyo. Prosiding New SNASPPM, 9(1), 276–279.

Lestari, C. A., Zikrinawati, K., & Ikhrom, I. (2025). Dampak overstimulasi konten digital terhadap pemusatan perhatian anak. Paedagogy: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi, 5(1), 198–205. https://doi.org/10.51878/paedagogy.v5i1.4941

Luqman, K. (2025, November 1). Dinkes Bantul catat penurunan stunting dan gizi buruk 2025. Harian Jogja. https://jogjapolitan.harianjogja.com/read/2025/11/01/511/1233941/dinkes-bantul-catat-penurunan-stunting-dan-gizi-buruk-2025

Mujatahidin, S., Rachman, S. A., & Hardianti, F. (2026). Penguatan peran orang tua dalam mengontrol penggunaan gadget untuk meningkatkan perkembangan sosial emosional anak usia dini. Insanta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 146–152.

Mursidah, U., Sari, Y. P., & Bachri, Y. (2024). Hubungan durasi penggunaan gadget terhadap emosional anak usia sekolah di TK Harapan Bundo. Jurnal Keperawatan Suaka Insan, 9(2), 179–187. https://doi.org/10.51143/jksi.v9i2.729

Narullita, D. (2022). Hubungan penggunaan gadget dengan perkembangan personal sosial anak prasekolah di Kabupaten Bungo. Jurnal Pustaka Keperawatan, 1(1), 27–33. https://doi.org/10.55382/jurnalpustakakeperawatan.v1i1.172

Noya, F., Longgupa, L. W., & Sitorus, S. B. M. (2022). Skrining penyimpangan perilaku emosional anak umur 36–72 bulan menggunakan kuesioner masalah perilaku emosional. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 6(4), 3201–3209. https://doi.org/10.31764/jmm.v6i4.9493

Nurafiah, S., Rokmanah, S., & Syachruroji, S. (2023). Pengaruh penggunaan gadget terhadap hasil belajar anak sekolah dasar. Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS, 14(2), 13–20. https://doi.org/10.36841/pgsdunars.v14i2.3900

Nuraini, F., & Wardhani, J. D. (2023). Hubungan durasi bermain gadget dengan perkembangan sosial emosional anak. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 2245–2256. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i2.4198

Nurbani, R. R., & Mashudi, E. A. (2023). Ketergantungan gadget terhadap perkembangan sosial emosional anak usia 5–6 tahun. Indonesian Journal of Islamic Early Childhood Education, 8(2), 100–105. https://doi.org/10.51529/ijiece.v8i2.503

Panggabean, R. C. A., Pasaribu, S. P., Gea, D., Tampubolon, D. H., Sembiring, V. E. B., & Nababan, T. (2024). Pengetahuan dan sikap ibu tentang dampak penggunaan gadget pada bayi usia 6–24 bulan di Kelurahan Pulo Brayan. MAHESA: Malahayati Health Student Journal, 4(8), 3250–3262. https://doi.org/10.33024/mahesa.v4i8.14989

Rachmaniah, R. A., Adiningsih, B. S. U., & Putri, T. H. (2023). Hubungan gadget addiction dengan mental emosional anak usia prasekolah selama masa pandemi COVID-19 di wilayah kerja Puskesmas Perumnas II Pontianak. MAHESA: Malahayati Health Student Journal, 3(3), 662–678. https://doi.org/10.33024/mahesa.v3i3.9909

Sangadi, K. S., Hapsari, I., & Pudjiati, S. R. R. (2024). Scoping review: The relationship between screen time and behavioral problems in preschool-age children. Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 12(2), 158–164. https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v12i2.14356

Sari, W., Dewi, R., Pamungkas, R. A., & Novardian, N. (2024). Korelasi durasi dan frekuensi screen time terhadap status perkembangan anak usia prasekolah. PREPOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(3), 7304–7309. https://doi.org/10.31004/prepotif.v8i3.38338

Sauri, S., Sulastri, A., Hakim, A. R., & Sururuddin, M. (2022). Dampak penggunaan gadget terhadap perkembangan karakter siswa sekolah dasar. Jurnal Educatio, 8(3), 1167–1173. https://doi.org/10.31949/educatio.v8i3.3326

Septyani, R. A., Lestari, P., & Suryawan, A. (2021). Penggunaan gadget pada anak: Hubungan pengawasan dan interaksi orang tua terhadap perkembangan bicara dan bahasa anak. Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini, 6(3), 121–130. https://doi.org/10.14421/jga.2021.63-02

Sero, C. C., & Boro, I. M. (2024). Peran orang tua dalam mengawasi penggunaan gadget pada anak usia dini. Kumaracitta: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(1), 1–7. https://doi.org/10.63577/kum.v2i01.25

Suratno, P. P. R., Ma'rifah, A., & Sa'diyah, L. K. (2025). Hubungan kualitas tidur dengan masalah perilaku emosional anak usia prasekolah 4–6 tahun di RA Fatma Desa Pugeran Kabupaten Mojokerto (Doctoral dissertation). Perpustakaan Universitas Bina Sehat PPNI Mojokerto.

Suwondo, P. E. (2023). Penggunaan teori keperawatan adaptasi Roy terhadap pasien penyakit jantung. Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan, 15(1), 267–276. https://doi.org/10.36729/bi.v15i1.1080

Utami, F. A., & Hidayanto, S. (2025). Tanggapan orang tua mengenai dampak penggunaan YouTube pada perkembangan sosial emosional anak (Studi pada orang tua siswa sekolah dasar di Kabupaten Bekasi). Jurnal Sosial Politik, Pemerintahan dan Hukum, 4(2). https://doi.org/10.59818/jps.v4i2.1725

Wahyuhidaya, P. (2024). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian berat badan lahir rendah (BBLR). Jurnal Kesehatan Mercusuar, 7(2), 19–25. https://doi.org/10.36984/jkm.v7i2.518

World Health Organization. (2021). Improving early childhood development: WHO guideline. World Health Organization. https://www.who.int/publications/i/item/97892400039

Downloads

Published

2026-07-13