Asuhan Keperawatan dengan Intervensi Range of Motion (ROM) dan Genggam Bola Karet terhadap Masalah Gangguan Mobilitas Fisik pada Pasien Stroke di Ruang Mina 1 RSUDZA Banda Aceh

Authors

  • Fitri Hummayra Universitas Abulyatama Aceh
  • Ryan Mulfianda Universitas Abulyatama Aceh
  • Muhammad Armiyadi Universitas Abulyatama Aceh

DOI:

https://doi.org/10.59024/jikas.v4i3.1873

Keywords:

Nursing Care Intervention, Physical Mobility Impairment, Range of Motion (ROM), Rubber Ball Grasping, Stroke

Abstract

Background: Stroke is a neurological dysfunction caused by impaired blood circulation to the brain. Stroke can cause disability for survivors, one of which is impaired physical mobility due to weakness in the extremities and decreased muscle strength that can hinder the fulfillment of daily life activities. Range of Motion (ROM) and rubber ball grasping are one of the non-pharmacological ways in providing nursing care to ischemic stroke patients according to evidence-based practice (EBP). Purpose: This study aims to explain the process of providing nursing care with Range of Motion (ROM) interventions and rubber ball grasping for the problem of impaired physical mobility in stroke patients in Mina 1 room of RSUDZA. Method: case study with one patient as the subject with impaired physical mobility. Results: what was obtained during 6 days of intervention was an increase in the patient's muscle strength before and after the intervention, which was initially 1, increased to 4. Conclusion: Physical mobility impairment was resolved because the patient's muscle strength increased much better. Suggestion: It is hoped that Dr. Zainoel Abidin Banda Aceh can continue to improve nursing care for stroke patients so that the care provided is more effective and can apply Range of Motion (ROM) and rubber ball grasping as non-pharmacological methods.

References

Aditya, G., & Hariadi, S. (2022). Tinjauan teologis tentang perceraian menurut Injil Matius 19:1–9 bagi umat Kristiani di Indonesia. Alucio Dei, 6(1), 15–36. https://doi.org/10.55962/aluciodei.v6i1.54

Agustina Paschalia Elitawati Lamabelawa, & Lidia Sandra. (2025). Pengaruh katekese perkawinan terhadap kesiapan emosional dan mental pasangan calon suami istri dalam membangun rumah tangga di Paroki Katedral Denpasar. Observasi: Jurnal Publikasi Ilmu Psikologi, 3(2), 102–115. https://doi.org/10.61132/observasi.v3i2.1069

Dete, M. E., Odi, M., Jawa, G., & Meo, Y. W. B. L. (2024). Dampak belis terhadap penundaan perkawinan dan hidup bersama tanpa ikatan resmi: Perspektif Familiaris Consortio. Rhizome: Jurnal Kajian Ilmu Humaniora, 5(1), 48–55. https://doi.org/10.56393/rhizome.v5i1.2651

Elisabeth Yecilda Woga, Fransiska Masandai Jawan, & Patrisia Rera Bato. (2025a). Peran katekese dalam mempersiapkan perkawinan Gereja Katolik. Sukacita: Jurnal Pendidikan Iman Kristen, 2(4), 30–37. https://doi.org/10.61132/sukacita.v2i4.1403

Elisabeth Yecilda Woga, Fransiska Masandai Jawan, & Patrisia Rera Bato. (2025b). Peran katekese dalam mempersiapkan perkawinan Gereja Katolik. Sukacita: Jurnal Pendidikan Iman Kristen, 2(4), 30–37. https://doi.org/10.61132/sukacita.v2i4.1403

Epan, Y. (2023). Kesabaran dalam penderitaan perspektif kemiskinan di Indonesia. Alucio Dei, 7(2). https://doi.org/10.55962/aluciodei.v7i2.98

Ephivanus Markus Nale Rimo, Yoseph Ansar Rera, & Angelinus Vincentius. (2025). Pernikahan massal Katolik: Analisis program, kerangka teologis, dan praktik pastoral di Paroki Katedral Maumere. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN), 6(4), 5801–5810

Grasia Rosalina, Silvester Adinuhgra, & Agnes Angi Dian Winei. (2023). Pastoral keluarga sebagai upaya membangun keterlibatan hidup menggereja umat Stasi Santo Matius Bentot. Sepakat: Jurnal Pastoral Kateketik, 9(2), 103–114. https://doi.org/10.58374/sepakat.v9i2.198

Halawa, A. A. (2019). Nilai unitas (monogam) perkawinan Katolik dalam terang biblis. Logos, 14(2), 52–67. https://doi.org/10.54367/logos.v14i2.338

Jesica Cindini br Sembiring, Ambrosius Robertus Ratu, & Y. Wilson B. Lena Meo. (2025). Fenomena perkenalan melalui platform digital dan tantangannya terhadap perkawinan Katolik. Sabar: Jurnal Pendidikan Agama Kristen dan Katolik, 2(4), 73–85. https://doi.org/10.61132/sabar.v2i4.1362

Kristeno, M. R., & Meo, Y. W. B. L. (2025). Perkawinan Katolik sebagai sakramen: Kajian hukum Gereja dalam konteks pluralisme agama di Barito Timur. Jurnal Pastoral Kateketik, 2(2), 48–60. https://doi.org/10.70343/ntas4518

Kurniawan, A. A., & Rahmadhani, A. (2024). Implementasi isbat nikah massal dalam perspektif Kompilasi Hukum Islam. Al-Rasῑkh: Jurnal Hukum Islam, 13(2), 179–190. https://doi.org/10.38073/rasikh.v13i2.1759

Lanang, W. R., Kana, K., & Kusumawanta, D. G. B. (2022). Pendekatan relasional agama dan spiritualitas dalam meningkatkan keutuhan perkawinan umat Katolik. In Theos: Jurnal Pendidikan dan Theologi, 1(4), 112–117. https://doi.org/10.56393/intheos.v1i4.535

Laoli, G., & Sobon, R. (2022). Tinjauan teologis tentang gaya hidup orang Kristen yang telah lahir baru berdasarkan Surat Kolose 3:1–17 dan implikasinya pada jemaat GPIA Kasih Surgawi Jember. Alucio Dei, 6(1), 60–72. https://doi.org/10.55962/aluciodei.v6i1.57

Mali, A. (2022). Kesepakatan nikah adat Uma Buahan suku Tetun dalam terang Gereja Katolik. Jurnal Budaya Nusantara, 5(3), 155–166. https://doi.org/10.36456/JBN.vol5.no3.6160

Mardila, I., & Wijaya, A. I. K. D. (2022). Manfaat KPP bagi pasutri Katolik yang melangsungkan pernikahan adat Kendawangan sebelum menerima sakramen perkawinan. JPAK: Jurnal Pendidikan Agama Katolik, 22(2), 228–238. https://doi.org/10.34150/jpak.v22i2.406

Mayolla, I. G., & Rynanta, R. B. A. (2024). Memaknai dimensi sakramental perkawinan Katolik dalam Kanon 1055 §1–2 dari perspektif teologi tubuh Paus Yohanes Paulus II. Media: Jurnal Filsafat dan Teologi, 5(1), 113–132. https://doi.org/10.53396/media.v5i1.218

Mendrofa, A. K. (2022). Pengaruh roh menyala-nyala dalam melayani Tuhan menurut Roma 12:11 terhadap semangat pelayanan mahasiswa Sekolah Tinggi Teologi Duta Panisa Jember. Alucio Dei, 5(2), 152–160. https://doi.org/10.55962/aluciodei.v5i2.31

Monteiro, Y. H., Suhardi, A., Kleden, F. B., Talo, P., Nara, F. N., Ngenta, A., & Langgu, C. Y. D. (2025). Implementasi sifat-sifat dasar perkawinan Katolik sebagai jalan menuju sukacita hidup berkeluarga. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 8(1), 1768–1775. https://doi.org/10.31004/jrpp.v8i1.39825

Ngambut, F., Raharso, A. T., & Firmanto, A. D. (2023). Kelompok basis gerejani dan tantangan sosio-budaya terhadap penghayatan perkawinan Katolik masyarakat urban. Vox Dei: Jurnal Teologi dan Pastoral, 4(1), 50–70. https://doi.org/10.46408/vxd.v4i1.226

Prodeita, T. V. (2019). Penghayatan sakramen perkawinan pasangan suami-istri Katolik membuahkan keselamatan. Jurnal Teologi, 8(1), 85–106. https://doi.org/10.24071/jt.v8i1.1831

Sri Firgita Ayu, Chaterine Cristianne Linggi, Raema Rosdiana Lisu, & Sindi Paliling. (2026). Dukungan spiritual pastoral konseling terhadap keberlanjutan pemberdayaan ekonomi masyarakat miskin. Sabar: Jurnal Pendidikan Agama Kristen dan Katolik, 3(1), 55–69. https://doi.org/10.61132/sabar.v3i1.1657

Sukendar, Y., Ose, T., & Imiu, I. (2022). Pengaruh kursus persiapan perkawinan terhadap keharmonisan keluarga di Paroki Santa Maria Bunda Karmel Mansalong. In Theos: Jurnal Pendidikan dan Theologi, 1(5), 153–158. https://doi.org/10.56393/intheos.v1i5.541

Tibo, P., Sitepu, M., Kurniadi, B. B., & Tobing, O. S. L. (2021). Konvalidasi perkawinan Katolik yang tidak sah. Jurnal Pelayanan Pastoral, 2(2), 66–73. https://doi.org/10.53544/jpp.v2i2.264

Umbu Lede, Y., & Doni Kelen, K. (2021). Titik temu pastoral perkawinan antara agama Katolik dan budaya lokal di Sumba–Nusa Tenggara Timur. Educational Journal of Islamic Management, 1(2), 68–86. https://doi.org/10.47709/ejim.v1i2.1233

Wawin, F. L., & Wilhelmus, O. R. (2026). Pemahaman dan penghayatan sifat dan nilai-nilai perkawinan Katolik dalam keluarga. JPAK: Jurnal Pendidikan Agama Katolik, 26(1), 137–150. https://doi.org/10.34150/jpak.v26i1.1185

Wea, D. (2020). Studi tentang pemahaman terhadap hakikat dan tujuan perkawinan Katolik oleh para pasangan dan dampaknya terhadap perwujudan Panca Tugas Gereja dalam keluarga. Jurnal Masalah Pastoral, 8(1), 81–106. https://doi.org/10.60011/jumpa.v8i1.102

Wea, D., & Rio, M. (2020). Studi pemahaman umat Katolik tentang perkawinan campur berdasarkan Kitab Hukum Kanonik 1983 dan dampaknya terhadap dimensi kehidupan berkeluarga. Jurnal Masalah Pastoral, 8(2), 102–132. https://doi.org/10.60011/jumpa.v8i2.109

Downloads

Published

2026-06-23