Rasionalitas Penggunaan Antibiotik pada Pasien Diare Anak di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Indonesia: Studi Literatur

Authors

  • Ida Ayu Adriani Maheswari Universitas Mataram
  • Yoga Dwi Saputra Universitas Mataram

DOI:

https://doi.org/10.59024/jikas.v4i2.1733

Keywords:

Antibiotics, Children, Diarrhea, Healthcare Facilities, Rationality of Antibiotic Use

Abstract

Diarrhea has the potential to cause an Extraordinary Event (KLB) and is currently a leading cause of mortality in Indonesia, especially in children. Antibiotics are necessary for diarrhea caused by bacteria, but irrational antibiotic prescribing can increase the risk of antibiotic resistance. This literature review was conducted to provide an overview of the level of rationality of antibiotic use in pediatric patients with diarrhea in several Indonesian health facilities. The literature review was conducted by reviewing articles obtained through a Google Scholar search using the keywords "rationality of antibiotic use," "diarrhea," "children," and "evaluation of antibiotic use." Articles were selected using inclusion and exclusion criteria, resulting in 10 suitable articles. The study results indicate that the evaluation methods for antibiotic use include the Gyssens criteria, World Health Organization criteria, Ministry of Health Decree Standards, the 2012 World Gastroenterology Organization Guidelines, and the Rational Drug Use Module. Commonly used evaluation parameters include appropriate indication, appropriate drug, appropriate dose, and appropriate patient. Most parameters have obtained rational results, but there are several studies that are not rational in the appropriate indication, appropriate drug, and appropriate dose categories. Variations in the results of rational antibiotic use at each health facility are influenced by patient characteristics, policies at the health care facility, and the level of compliance of health workers with therapy guidelines.

References

Angelea, R., Surianto, T., & Lolok, N. (2025). Evaluasi rasionalitas penggunaan antibiotik pada pasien ISPA rawat jalan di UPTD Puskesmas Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi. Jurnal Pharmacia Mandala Waluya, 4(5), 328–336.

Anggraini, D., & Kumala, O. (2022). Diare pada anak. Scientific Journal, 1(4), 311–319.

Anshory, M. B. (2020). Evaluasi penggunaan antibiotik pada pasien pediatrik dengan diare akut di ruang rawat inap anak. Media Informasi, 16(1), 38–47. https://doi.org/10.37160/bmi.v16i1.407

Aricò, M. O., Valletta, E., & Caselli, D. (2023). Appropriate use of antibiotic and principles of antimicrobial stewardship in children. Children, 10(4), 740.

Astri, D., Pardilawati, C. Y., Andrifianie, F., & Oktarlina, R. Z. (2026). Pola penggunaan antibiotik pada pasien demam tifoid di fasilitas pelayanan kesehatan: Literature review. Sains Medisina, 4(4), 463–470.

Badan Pusat Statistik & Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Survey kesehatan Indonesia tahun 2023.

Dareda, E., Tiwow, G. A., Karauwan, F. A., & Tumbel, S. L. (2019). Peresepan obat diare pada pasien balita di Puskesmas Kecamatan Moronge Kabupaten Kepulauan Talaud. Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical), 2(2), 102–108. https://doi.org/10.55724/jbiofartrop.v2i2.122

Faradhila, A., Tomi, Indawati, I., & Nurhaini, R. (2023). Evaluasi penggunaan antibiotik yang rasional pada pasien pneumonia rawat inap di RS X Kota Cirebon. CERATA Jurnal Ilmu Farmasi, 14(2), 81–87.

Firmansyah, F., & Irawan, Y. (2020). Evaluasi penggunaan antibiotik pada pasien pediatri penyakit diare di instalasi rawat inap RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun Kalimantan Tengah tahun 2018. Jurnal Borneo Cendekia, 4(1), 78–96.

Gultom, R., & Khairani. (2021). Evaluasi kepatuhan pasien anak penderita diare terhadap penggunaan antibiotik di Rumah Sakit Umum (RSU) Karya Bakti Ujung Bandar Rantauprapat. JIFI (Jurnal Ilmiah Farmasi Imelda), 4(2), 37–42.

Herawati, D., Azzahra, D. N., Farhah, H. D., Hadi, J. C., Sagala, J. T., Rosadi, N. C., Rajagukguk, V. I. R., Ramadhani, Z. P., Sopiah, P., & Ridwan, H. (2023). Efek samping penggunaan antibiotik irasional pada gangguan pernapasan infeksi saluran pernafasan akut: Side. Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing), 9(2), 445–451.

Iasya, V., Jannah, M., & Farnandi, R. (2026). Analisis rasionalitas penggunaan antibiotik pada pasien diare di Puskesmas Muara Basung periode Oktober 2024–Oktober 2025. Journal of Medical and Public Health Sciences, 1(1), 69–85. https://doi.org/10.1111/alsyifa

Islamiyah, A. N., Suherman, L. P., Ambarsundari, Rukmawati, I., & Wafa, A. A. M. S. (2021). Studi pola peresepan antidiare anak di Puskesmas Kota Bandung. Pharmacoscript, 4(1), 41–57.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2011). Buku pedoman pelayanan kefarmasian untuk terapi antibiotik.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2015). Profil kesehatan Indonesia.

Octavia, R., Laila, W. K., Saptarina, N., & Estikomah, S. A. (2021). Evaluasi terapi antibiotik pada pasien diare akut balita di instalasi rawat inap Rumah Sakit Tentara Dr. Soedjono Magelang tahun 2018. Pharmasipha, 5(2), 63–71. https://doi.org/10.21111/pharmasipha.v5i1

Oktaviana, O., & Fatoni, R. (2025). Pola peresepan obat diare pada pasien balita di instalasi rawat jalan RSUD Kajen Kabupaten Pekalongan periode Januari–Juni 2024. AN-NAJAT: Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan, 3(1), 35–50.

Pujiastuti, E., & Ardini, A. R. A. W. (2016). Studi deskriptif kerasionalan penggunaan metronidazol tablet pada pasien diare di instalasi rawat inap RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus. Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama, 5(2), 73–109. https://doi.org/10.31596/jcu.v1i5.151

Ramlah, S., & Hanifa, D. N. C. (2021). Rasionalitas penggunaan antibiotik pada pasien rawat jalan di Puskesmas Loa Janan tahun 2020. Borneo Studies and Research, 3(1), 1002–1010.

Rusli, Jabbar, A., Wahyuni, Malik, F., Trinovitasari, N., Agustina, Saputra, B., Fauziah, C., Haming, F. F., Saktiani, H. D., Siddiqah, N., Kirana, R. M., Amaluddin, S. M., & Sari, Y. A. (2023). Edukasi penggunaan antibiotik pada masyarakat Desa Leppe Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe. Jurnal Pengabdian Farmasi, 1(1), 25–30.

Sari, D. P., Suryagama, D., & Mukti, A. W. (2023). Evaluasi penggunaan obat rasional berdasarkan indikator World Health Organization (WHO) di puskesmas. Jurnal Sains Farmasi, 4(1), 32–41.

Simatupang, D., Hidayah, N., Nasution, P. R., & Andarwati, R. (2023). Rasionalitas penggunaan antibiotik pada pasien diare di Puskesmas Padang Bulan Medan. Media Informasi, 19(2), 34–40.

Supandi, Y., & Sari, L. M. (2021). Evaluasi penggunaan antibiotik pada pasien balita diare di ruang rawat inap Rumah Sakit X periode Januari–Maret tahun 2020. Jurnal Farmaku (Farmasi Muhammadiyah Kuningan), 6(1), 19–25.

Triyadi, R., Rokiban, A., & Carima, A. (2020). Evaluasi penggunaan obat pada pasien hipertensi rawat jalan di Rumah Sakit Umum Wisma Rini Pringsewu tahun 2019. JFL Jurnal Farmasi Lampung, 9(2), 84–91.

Wori, P. A., Wiyono, W. I., & Jayanti, M. (2025). Evaluasi rasionalitas penggunaan regimen antibiotik pada pasien pneumonia di instalasi rawat inap RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Jurnal Lentera Farma, 4(1), 1–8.

World Health Organization. (2023). Antimicrobial resistance: Global report on surveillance.

World Health Organization. (2024). Diarrhoeal disease: Global report on surveillance.

Zahra, F. A., Aprilia, C. A., Zulfa, F., & Harfiani, E. (2025). Rasionalitas penggunaan antibiotik pada pasien rawat jalan diare akut balita di RS X tahun 2022. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, 8(3), 230–241.

Downloads

Published

2026-06-08