Kesehatan Mental Remaja Kelas XII di SMA Negeri 1 Sokaraja

Authors

  • Anita Saputri Universitas Harapan Bangsa
  • Noor Yunida Triana Universitas Harapan Bangsa
  • Etika Dewi Cahyaningrum Universitas Harapan Bangsa

DOI:

https://doi.org/10.59024/jikas.v4i3.1678

Keywords:

Adolescents, Mental Health Inventory (MHI-38), Mental Health, Psychological Distress, Psychological Well-being

Abstract

The World Health Organization (WHO) states that mental health issues frequently arise during late childhood and early adolescence. Adolescence is  a transitional phase marked by physical, emotional, and social changes, which can impact an individual's psychological well-being. Data from the 2022 Indonesia-National Adolescent Mental Health Survey (I-NAMHS) showed that approximately 15.5 million adolescents (34.9%) experienced mental health problems, while 2.45 million adolescents (5.5%) were identified as having mental disorders. This confirms that adolescent mental health is an issue that requires serious attention. This study aimed to determine the mental health status of adolescents at SMA Negeri 1 Sokaraja. The research method used a quantitative descriptive design with a cross-sectional approach. The population included all 12th-grade students at SMA Negeri 1 Sokaraja, with 188 students selected as samples using a proportional random sampling technique. Data collection was conducted using the Mental Health Inventory (MHI-38) questionnaire and was analyzed using univariate analysis. The results of the study showed that the majority of respondents were in the good category, amounting to 114 (60.6%). Based on gender characteristics, the majority of respondents were female, amounting to 110 (58.5%), while based on residential status, most respondents lived with their parents/family, amounting to 187 (99.5%). These findings indicated that, in general, the mental health of adolescents at SMA Negeri 1 Sokaraja was in a fairly good condition.

References

Andini, A. D., & Putri, R. B. (2025). Gambaran kesehatan mental pada remaja di SMP N 15 Jakarta Selatan. Jurnal Kesehatan Tambusai, 6(1), 2349–2356. https://doi.org/10.31004/jkt.v6i1.42685

Antu, M., Latinapa, Y., & Katili, A. (2023). Gambaran kesehatan mental remaja: Overview of mental health in adolescents. Jurnal Keperawatan Tropis Papua, 6(1), 19–25. https://doi.org/10.53690/ihj.v5i01.350

Anwar, F., & Julia, P. (2021). Analisis strategi pembinaan kesehatan mental oleh guru pengasuh sekolah berasrama di Aceh Besar pada masa pandemi. Jurnal Edukasi: Jurnal Bimbingan Konseling, 7(1), 64–83. https://doi.org/10.22373/je.v6i2.10905

Aryono, M. M. (2021). Studi deskriptif kesehatan mental remaja. Widya Warta, 2(2), 205–216.

Asri, A. H., & Ernyasih. (2025). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kesehatan mental remaja: Literature review. AN-NUR: Jurnal Kajian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat, 6(2), 131–145. https://doi.org/10.24853/annur.6.2.131-145

Badan Pusat Statistik Kabupaten Banyumas. (2025). Jumlah penduduk menurut kelompok umur dan jenis kelamin di Kabupaten Banyumas, 2024. BPS Kabupaten Banyumas.

Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah. (2025). Jumlah penduduk menurut kelompok umur dan jenis kelamin di Provinsi Jawa Tengah. BPS Provinsi Jawa Tengah.

Campbell, O. L. K., Bann, D., & Patalay, P. (2021). The gender gap in adolescent mental health: A cross-national investigation of 566,829 adolescents across 73 countries. SSM - Population Health, 13, Article 100742. https://doi.org/10.1016/j.ssmph.2021.100742

Darlis, I., Diah, T., Putri, A., Kas, S. R., Yanti, P., Allo, A. A., & Mustakim, M. (2023). Edukasi kesehatan mental dalam meningkatkan pengetahuan remaja di SMAN 8 Maros. 4(2), 67–74. https://doi.org/10.33096/wocd.v4i2.1727

Farneubun, E. T. (2024). Gambaran kesehatan mental pada mahasiswa tahun pertama di Stikes Katolik St. Vincetius A Paulo Surabaya. Αγαη, 8(5), 55.

Hilmia, M. (2020). Hubungan mindful eating dan kesehatan mental mahasiswi perguruan tinggi negeri di Kota Malang [Skripsi/Tesis]. Maulana Malik Ibrahim State Islamic University Malang.

Husri, H., Fadli, Ekasari, E., & Hastuty, D. (2025). Faktor yang mempengaruhi masalah mental emosional remaja di SMP Negeri 9 Palopo tahun 2025. Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis, 20(1). https://doi.org/10.35892/jikd.v20i1.2521

Kartikaningsih, E., Ulil, H., & Halili, H. R. (2022). Pola asuh dialogis orang tua terhadap anak remaja dalam penggunaan gadget di Desa Patalan Kabupaten Probolinggo. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 4, 368–375. https://doi.org/10.31004/jpdk.v4i1.3697

Lestari, I., Hafnidar, Astuti, W., & Mazrura, L. (2024). Kesejahteraan psikologis (psychological well-being) pada remaja Panti Asuhan Raudhatul Amal di Idi Rayeuk. INSIGHT: Jurnal Penelitian Psikologi, 2(4), 854–866. https://doi.org/10.2910/insight.v2i4.18094

Malfasari, E., Sarimah, Febtrina, R., & Herniyanti, R. (2020). Kondisi emosional pada remaja. Jurnal Keperawatan Jiwa, 8(3), 241–246. https://doi.org/10.26714/jkj.8.3.2020.241-246

Mellani, & Kristina, N. L. P. (2021). Tingkat kecemasan anak remaja pada masa pandemi COVID-19 di SMA Negeri 8 wilayah kerja Puskesmas III Denpasar Utara tahun 2021. NLPK Mellani, 12–34.

Mulyanti, L., Prakasiwi, S. I., & Safitri, N. (2025). Edukasi kesehatan mental pada remaja di pondok pesantren putri. JUPENKES, 2(2), 74–80. https://doi.org/10.70109/jupenkes.v2i2.52

Nasrianti, C. S., Devis, E., & Nurbayani, R. (2024). Gambaran kesehatan mental remaja di SMA terpilih di Kota Tangerang. 1(2), 37–43.

Ochieng, C. A., Minion, J. T., Turner, A., Blell, M., & Murtagh, M. J. (2021). What does engagement mean to participants in longitudinal cohort studies? A qualitative study. BMC Medical Ethics, 22, 1–15. https://doi.org/10.1186/s12910-021-00648-w

Pratama, F., & Dessy, P. (2025). Kesehatan mental remaja: Tinjauan psikososial dan lingkungan. Primary Journal of Multidisciplinary Research, 1(5), 168–172. https://doi.org/10.70716/pjmr.v1i5.293

Purnomosidi, F., Ernawati, S., Riskiana, D., & Indriyani, A. (2023). Kesehatan mental pada remaja. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 1–7. https://doi.org/10.54066/abdimas.v2i1.257

Rahmawati, S. A., Rohmah, A. N., Irwan, D. D., Rahmawati, E. I., & Primindari, R. S. (2024). Pengaruh penggunaan media sosial terhadap kesehatan mental remaja. Jurnal Riset Kebidanan Indonesia, 8(2), 60–66. https://doi.org/10.32536/jrki.v8i2.285

Ramadhan, M. B. P., Bachri, D. A., & Meida, W. (2025). Penyuluhan dampak penggunaan media sosial terhadap kesehatan mental remaja di era digital. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(5), 1483–1486. https://doi.org/10.63822/3d82gf58

Rubiah, S., Jasmawati, & Hakim, L. (2023). Pengaruh pendidikan kesehatan melalui video terhadap tingkat pengetahuan dan sikap tentang kesehatan reproduksi remaja di SD Muhammadiyah Tanjung Selor. Jurnal Sains, Teknologi dan Kesehatan, 4, 639–651. https://doi.org/10.55681/saintekes.v2i4.223

Sari, P. Y., Sulistyowati, E. T., Iswantingsih, E., & Nugroho, H. (2024). Kondisi kesehatan mental remaja. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 6(6), 495–500.

Shalahuddin, I., Rosidin, U., Purnama, D., Sumarni, N., & Witdiawati. (2024). Pendidikan dan promosi kesehatan mengenai kesehatan mental pada siswa kelas XII SMAN 1 Pangandaran. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 7(5), 2134–2146. https://doi.org/10.33024/jkpm.v7i5.14290

Suswati, W. S. E., Budiman, M. E. A., & Yuhbaba, Z. N. (2023). Kesehatan mental pada remaja di lingkungan sekolah menengah atas wilayah urban dan rural Kabupaten Jember. Professional Health Journal, 4(2), 198–205. https://doi.org/10.26714/jkj.11.3.2023.537-544

Vitoasmara, K., Hidayah, F. V., Aprillia, R. Y., & Dewi, L. A. D. (2024). Gangguan mental (mental disorders). Student Research Journal, 2, 57–68. https://doi.org/10.55606/srjyappi.v2i3.1219

Yulia, G. R., Hasnah, F., & Alhamda, S. (2024). Determinan kesehatan mental pada remaja usia 11–18 tahun di Kota Padang. Jurnal Ilmu Kesehatan, 8(2), 290–297. https://doi.org/10.33757/jik.v8i2.1146

Downloads

Published

2026-05-31