Perencanaan Program Kesehatan Berbasis Analisis Situasi dan Problem Solving Cycle
DOI:
https://doi.org/10.59024/jikas.v4i2.1634Keywords:
Fishbone, Health planning, Problem solving cycle, Stunting, Situational analysisAbstract
Health program planning is an essential process in improving public health status through a systematic and data-driven approach. This study aimed to analyze health program planning based on situational analysis and the problem solving cycle (PSC), as well as to identify the root causes of problems using the fishbone approach. The research employed a descriptive qualitative method supported by simple quantitative data. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation involving purposively selected informants. The results of the situational analysis identified several major health problems, including stunting, low posyandu attendance, and limited maternal knowledge regarding nutrition. Priority setting using the USG method determined stunting as the main health issue. Furthermore, root cause analysis using a fishbone diagram revealed that stunting was influenced by various factors related to man, machine, method, material, environment, money, and management. The application of the problem solving cycle facilitated systematic intervention planning, including nutrition education, community empowerment, and child growth monitoring. Program implementation demonstrated improvements in maternal knowledge and posyandu attendance. In conclusion, health program planning based on situational analysis, fishbone analysis, and the problem solving cycle proved effective in producing targeted and sustainable interventions.
References
Azwar, A. (2019). Pengantar administrasi kesehatan. Binarupa Aksara.
Bappenas. (2020). Rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) 2020–2024. Kementerian PPN/Bappenas.
Green, L. W., & Kreuter, M. W. (2020). Health program planning: An educational and ecological approach. McGraw-Hill.
Handayani, L., & Sari, M. (2022). Analisis situasi dalam peningkatan program kesehatan masyarakat. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 17(1), 25–33. https://doi.org/10.55123/sehatmas.v1i1.31
Hidayat, A. (2023). Penerapan problem solving cycle dalam perencanaan program kesehatan. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 18(2), 110–118.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Profil kesehatan Indonesia tahun 2020. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Profil kesehatan Indonesia tahun 2021. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Mamun, F. I., & Ariwidyastuti, C. I. (2024). Pengaruh waktu tunggu terhadap kepuasan pasien pada pemeriksaan USG di RSU Kertha Usada Buleleng. Vitamin: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, 3(1), 172–177. https://doi.org/10.61132/vitamin.v3i1.951
Mangngi, A. P. (2026). Hubungan praktik pemberian makanan pendamping ASI dengan kejadian stunting pada balita. Vitamin: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, 4(1), 92–102. https://doi.org/10.61132/vitamin.v4i1.2047
Maududi, M. M., Romadlan, S., Wahdiyati, D., & Nu’aiman. (2025). Peningkatan kesadaran kesehatan masyarakat melalui penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan di Pulau Pari, Kepulauan Seribu. Natural: Jurnal Pelaksanaan Pengabdian Bergerak Bersama Masyarakat, 3(4), 34–45. https://doi.org/10.61132/natural.v3i4.1832
Nasution, R., Siregar, D., & Lubis, F. (2022). Penentuan prioritas masalah kesehatan menggunakan metode USG dalam penanganan stunting. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 10(2), 120–128.
Notoatmodjo, S. (2020). Metodologi penelitian kesehatan. Rineka Cipta.
Pratama, R., Wulandari, S., & Dewi, K. (2021). Efektivitas intervensi berbasis masyarakat dalam peningkatan status gizi balita. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 13(1), 45–52.
Putri, A., & Andika, R. (2022). Analisis faktor penyebab masalah kesehatan masyarakat di tingkat puskesmas. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 18(2), 89–97.
Rahman, F., Hidayat, T., & Sari, D. (2020). Pendekatan problem solving cycle dalam peningkatan program kesehatan. Jurnal Ilmu Kesehatan, 14(1), 30–38.
Sugiyono. (2020). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Utami, R., & Prasetyo, A. (2023). Efektivitas problem solving cycle dalam perencanaan program kesehatan. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 18(2), 110–118.
World Health Organization. (2020). Monitoring and evaluating health systems strengthening. WHO.
World Health Organization. (2022). Primary health care measurement framework and indicators. WHO.
Zainuddin, M. (2021). Perencanaan program kesehatan berbasis masalah di puskesmas. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 9(2), 150–158.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








