Hubungan Antara Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Dengan Kejadian Stunting Di Desa Ngadirojo Kidul Kecamatan Ngadirojo Kabupaten Wonogiri

Authors

  • Fiqi Nurbaya Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo
  • Dewi Puspito Sari Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo
  • Nine Elissa Maharani Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo
  • Nur Aini Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

DOI:

https://doi.org/10.59024/jikas.v4i2.1592

Keywords:

Balita, Pengelolaan Sampah Rumah Tangga, Sampah, Studi Kasus Kontrol, Stunting

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat yang masih menjadi prioritas di Indonesia dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk faktor lingkungan. Pengelolaan sampah rumah tangga yang tidak aman berpotensi meningkatkan risiko penyakit infeksi yang dapat mengganggu pertumbuhan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengelolaan sampah rumah tangga dengan kejadian stunting pada balita di Desa Ngadirojo Kidul, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan case control. Sampel penelitian berjumlah 72 balita yang terdiri dari 36 kasus (stunting) dan 36 kontrol (tidak stunting) dengan perbandingan 1:1. Data dikumpulkan melalui pengukuran status gizi berdasarkan indikator tinggi badan menurut umur serta wawancara menggunakan kuesioner untuk menilai praktik pengelolaan sampah rumah tangga. Analisis data dilakukan secara bivariat untuk mengetahui hubungan antara variabel paparan dan kejadian stunting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar keluarga belum menerapkan pengelolaan sampah yang aman, dan terdapat hubungan antara pengelolaan sampah rumah tangga dengan kejadian stunting pada balita. Penelitian ini menyimpulkan bahwa praktik pengelolaan sampah rumah tangga merupakan salah satu faktor lingkungan yang berpotensi berkontribusi terhadap kejadian stunting. Oleh karena itu, diperlukan intervensi berbasis lingkungan untuk mendukung upaya percepatan penurunan stunting di tingkat desa.

References

Agus, R. N., Oktaviyanthi, R., & Sholahudin, U. (2019). 3R: Suatu Alternatif Pengolahan Sampah Rumah Tangga. Kaibon Abhinaya : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 72. https://doi.org/10.30656/ka.v1i2.1538

Agusanty, S. F. (2023). Stunting. Eureka Media Aksara.

Anita, Y., Midu, L., Putri, R. M., Catur, R., Wibowo, A., Tribhuwana, U., & Malang, T. (n.d.). POLA ASUH IBU BERHUBUNGAN DENGAN STATUS GIZI PADA BALITA.

Aulia, K. P., & Sari, D. S. (2025). Kerja Sama Indonesia dan UNICEF dalam Rangka Menuju Indonesia Bebas Stunting Tahun 2021-2025. 7(2), 197–209. https://doi.org/10.24198/padjirv7i2.60585

Hanum, G., Ayu, P., & Prasetyawan, A. (2024). Kualitas Pelayanan Kesehatan dalam Penanganan Stunting Pada Pada Puskesmas Kairungkut Surabaya QUALITY OF HEALTH SERVICES IN HANDLING STUNTING AT THE KALIRUNGKUT HEALTH CENTER , SURABAYA. 3(79), 31–47.

Inggit Primadevi, Dida Akhmad Gurnida, E. F. (n.d.). HUBUNGAN ANTARA PRAKTIK PEMBERIAN MAKAN BAYI DAN ANAK (PMBA) PADA BADUTA USIA 6-24 BULAN DENGAN KEJADIAN STUNTING. Jurnal Maternitas Aisyah (JAMAN AISYAH).

Junanda, S. D., Yuliawati, R., Pramaningsih, V., Putra, R., & Timur, K. (2022). HUBUNGAN PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA SANITASI TOTAL BERBASIS MASYARAKT PILAR 4 DENGAN RISIKO KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI PUSKESMAS WONOREJO. 15(2), 199–205. https://doi.org/10.23917/jk.v15i2.19824

Kedokteran, J., Kuala, S., Prasasty, G. D., & Sriwijaya, U. (2023). Studi Kasus Kontrol. 23(1), 232–236. https://doi.org/10.24815/jks.v23i1.25496

Lenaini, I., Islam, U., Raden, N., & Palembang, F. (2021). TEKNIK PENGAMBILAN SAMPEL PURPOSIVE DAN. 6(1), 33–39.

Maulida, Mela Hayani, Yennizar, Nuri Nazari, P. C. S. M. (2025). Pengaruh Stunting Pada Tumbuh Kembang Anak Periode Golden Age: Literatur Review. Journal of Language and Health, 6(2), 107–114.

Mei, N., Marfati, C. C., Marsaoly, O. H., Mustofa, A., Masyarakat, P. K., Kesehatan, F. I., Bumi, U., & Tidore, H. (2025). Hubungan Faktor Sanitasi Total Berbasis Masyarakat dengan kejadian stunting pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Talagamori kecerdasan anak ( Atmarita dkk ., 2018 ). Kesehatan dan gizi ibu sebelum dan saat mengandung. 305–330.

Muharry, A., Annashr, N. N., & Laksmini, P. (2024). Determinan Lingkungan Sosial Kejadian Stunting di Desa Cipicung Kecamatan Sukatani Kabupaten Purwakarta. 8(1), 62–73.

Nora Wilya Ovalia, Suharmanto, Susianti, Fitria Saftarina, E. P. W. (2025). HUBUNGAN ANTARA PENGOLAHAN SAMPAH DAN LIMBAH RUMAH TANGGA DENGAN KEJADIAN STUNTING Nora. Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences, 6, 181–186.

Novi Kurniawati, Y. (2022). Pengaruh Jenis Kelamin Balita, Usia Balita, Status Keluarga dan Pendapatan Keluarga Terhadap Kejadian pendek (Stunted) Pada Balita Di Kota Mojokerto. I, 76–92.

Of, I., On, W., & Health, H. (2025). Impact of waste on environmental and human health. 5(1), 13–19.

RI, P. D. dan T. I. K. K. (n.d.). Keluarga Bebas Stunting.

Wahdaniyah, Nurpatwa Wilda Ningsi, D. S. (2022). Hubungan Sanitasi Lingkungan Dengan Kejadian Stunting Pada Baduta Di Kab. Majene. Bina Generasi: Jurnal Kesehatan, 2, 39–48. https://doi.org/10.35907/bgjk.v13i2.233

Published

2026-05-04