Digitalisasi UMKM Melalui Pemanfaatan Google Maps dan QRIS Melalui Program Kerja KKN UINSU di Desa Batu Karang, Kecamatan Payung, Kabupaten Karo
DOI:
https://doi.org/10.59024/jpma.v4i4.2676Keywords:
Digitalisasi, UMKM, Google Maps, QRIS, Visibilitas Usaha, Transaksi Digital.Abstract
Banyak pelaku UMKM di perdesaan masih menjalankan usahanya dengan cara lama: pelanggan
datang karena kabar dari mulut ke mulut dan pembayaran dilakukan serba tunai. Kegiatan pengabdian ini
membantu tiga pelaku UMKM di Desa Batu Karang, Kecamatan Payung, Kabupaten Karo, yang bersedia
mendaftarkan usahanya ke QRIS dan Google Maps, yaitu Warung Ayam Penyet Ibu Ita Puspita (Warung
Uma Zahra), Warung Makan Kevin, dan Laundry Ellora. Pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif
yang terdiri atas observasi dan pendataan, sosialisasi, pendampingan teknis, serta evaluasi awal. Data
dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Ketiga
pelaku usaha menyatakan bersedia mengikuti program. Dua usaha dibantu membuat titik lokasi di Google
Maps, sedangkan Warung Makan Kevin sudah memilikinya sehingga pendampingan difokuskan pada QRIS.
Pengajuan QRIS untuk ketiganya memerlukan waktu hingga tiga hari sebelum kode QR dapat dipakai,
sehingga dampak terhadap transaksi belum dapat diukur pada tahap ini. Kegiatan ini menunjukkan bahwa
digitalisasi di tingkat desa dapat dimulai dari langkah sederhana, asalkan ada pendampingan langsung dan
tindak lanjut yang berkelanjutan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AKADEMISI

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







