Pengabdian Masyarakat Untuk Meningkatkan Pengetahuan Dan Keterampilan Masyarakat Dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Menjadi Bahan Bernilai Ekonomis Di Desa Talimbaru Kecamatan Barusjahe Kabupaten Karo

Authors

  • Deli Syaputri Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Medan
  • Susanti Br Perangin Angin Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Medan
  • Samuel Marganda H Manalu Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Medan
  • Mustar Rusli Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Medan
  • Th.Teddy BS Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Medan

DOI:

https://doi.org/10.59024/jpma.v4i3.2301

Keywords:

Counseling, Training, RT Waste Management, Organic and Inorganic

Abstract

Household waste is an environmental problem that continues to increase along with population growth and changes in people's lifestyles. Based on data from the Ministry of Environment and Forestry (KLHK) in 2023, Indonesia produces around 67.8 million tons of waste annually, of which around 37.3% comes from household waste. Ironically, most of this waste has not been managed properly, causing various negative impacts, such as environmental pollution, health problems, and disasters such as floods. Household waste management remains a problem in Talimbaru Village, Barusjahe District, Karo Regency due to the community's lack of knowledge in sorting and utilizing waste. This community service activity aims to improve community knowledge, attitudes, and actions through counseling and training on managing organic and inorganic waste into economically valuable products. The methods used include counseling, demonstrations of composting and ecobrick making, hands-on practice, and evaluation using pre-tests and post-tests for 80 participants. The results of the activity showed an increase in community knowledge from the majority in the low category to all participants in the high category after the training. Positive attitudes and community actions regarding waste management have also increased, marked by the implementation of waste sorting, composting, and the utilization of plastic waste to create ecobricks. These activities effectively increase community capacity in household waste management and support the creation of a cleaner, healthier, and more economically valuable environment.

References

Ajzen, I. (1991). The theory of planned behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 50(2), 179–211. https://doi.org/10.1016/0749-5978(91)90020-T

Asteria, D., & Heruman, H. ( 2021). Pengelolaan sampah berbasis masyarakat sebagai upaya pelestarian l ingkungan. Jurnal Ilmu Lingkungan , 19 ( 2 ) , 145 – 154 .

Bandura, A. (1986). Social foundations of thought and action: A social cognitive theory. Prentice-Hall.

Fitriani, D., & Handayani, S. (2022). Pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan sampah berbasis rumah tangga. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 21(2), 115–123.

Hasibuan, R., Sembiring, E., & Tarigan, J. (2023). Pemanfaatan limbah organik pertanian menjadi pupuk kompos di daerah pedesaan. Jurnal Pertanian Berkelanjutan, 18(1), 45–53.

Kaza, S., Yao, L., Bhada-Tata, P., & Van Woerden, F. (2018). What a Waste 2.0: A Global Snapshot of Solid Waste Management to 2050. World Bank.

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia. (2023). Indeks Desa Membangun (IDM) .

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Pedoman pemberdayaan masyarakat bidang kesehatan. Kementerian Kesehatan RI.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia. (2023).

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia. (2022). Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN). https://sipsn.menlhk.go.id

Kurniawan, A., Putra, D., & Lestari, N. (2024). Hubungan tingkat pendidikan dengan perilaku pengelolaan sampah rumah tangga. Jurnal Sanitasi Lingkungan, 12(1), 33–41.

Notoatmodjo, S. (2014). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan (Edisi Revisi). Rineka Cipta.

Nugraheni, P., & Rahmawati, Y. (2021). Faktor perilaku masyarakat terhadap kebiasaan membuang sampah sembarangan. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 16(2), 88–96.

Prasetyo, H., Nugroho, A., & Wulandari, T. (2021). Partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah berbasis lingkungan. Jurnal Ilmu Lingkungan, 19(3), 201–210.

Rahman, M., Siregar, F., & Putri, A. (2022). Tingkat pendidikan dan pengaruhnya terhadap perilaku pengelolaan sampah rumah tangga. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 17(4), 300–309.

Sari, N., & Utami, R. (2021). Efektivitas metode demonstrasi dalam pendidikan kesehatan lingkungan masyarakat. Jurnal Pendidikan Lingkungan, 9(2), 67–75.

Sistem Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat. Jakarta: KLHK RI.

Suryani, A., et al. (2022). Pemanfaatan teknologi komposter dalam pengelolaan sampah organik rumah tangga. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 21(1), 33–41.

Suryani, E., Hidayat, T., & Wahyuni, S. (2022). Pengelolaan sampah sebagai upaya peningkatan ekonomi masyarakat desa. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1), 25–34.

United Nations Environment Programme. (2024). Global Waste Management Outlook 2024. UNEP.

World Health Organization. (2021). Health promotion: An effective approach to improving public health. World Health Organization

Yuliana, D., Astuti, R., & Handoko, B. (2023). Peran perempuan dalam pengelolaan sampah rumah tangga berbasis masyarakat. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 7(2).

Published

2026-07-27