Analisis Risiko Keselamatan Kerja pada Aktivitas Pengelasan Menggunakan Metode HIRARC dan Fault Tree Analysis di PT XYZ

Authors

  • Suparjo Suparjo Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya
  • Wanda Oktiva Andini Institut Teknologi Adhi tama Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.59024/jisi.v4i4.2641

Keywords:

Fault Tree Analysis, HIRARC, Occupational Safety, Risk, Welding

Abstract

This study analyzes occupational safety and health risks in the welding process at PT. XYZ using the Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC) and Fault Tree Analysis (FTA) methods. Welding activities involve various hazards, including sparks, hot metal fragments, welding fumes, ultraviolet and infrared radiation, high temperatures, and electrical currents. The HIRARC method was applied to identify hazards, assess risk levels based on the AS/NZS 4360:2004 standard, and determine appropriate control measures using the Hierarchy of Control. The results identified ten potential hazards across four groups of work activities, consisting of one high-risk hazard, two moderate-to-high-risk hazards, five moderate-risk hazards, and two low-to-moderate-risk hazards. The highest risk was exposure to hot metal fragments (welding slag), with a risk score of 20 (L = 5; S = 4). Furthermore, Fault Tree Analysis was conducted to determine the root causes of the highest-risk hazard. The analysis revealed that the incident was mainly caused by three factors: failure to use personal protective equipment (PPE), unsafe working conditions, and human error. Based on these findings, risk control recommendations were developed using the 5W+1H approach, including strengthening PPE compliance, installing welding curtains, implementing a permit-to-work system, and conducting regular occupational safety and health training to reduce workplace accidents during welding operations at PT. XYZ.

References

Ajeng, A., & Dewi, S. (2024). Analisis risiko kesehatan dan keselamatan kerja pada area proses PT. XYZ menggunakan metode HIRARC. Jupiter: Publikasi Ilmu Keteknikan Industri, Teknik Elektro dan Informatika, 2(1), 67–77. https://doi.org/10.61132/jupiter.v2i1.54

Anjani, S., & Ismiyah, E. (2025). Analisis keselamatan dan kesehatan kerja (K3) menggunakan metode Job Safety Analysis (JSA) dan Hazard Identification, Risk Assessment & Risk Control (HIRARC) di bengkel fabrikasi PT ABC. Journal of Information Technology and Computer Science, 8, 1541–1547. https://doi.org/10.31539/022fz487

Ardiyansyah, B., Lazuardy, A., & Nurdini, A. (2024). Pengunaan metode HIRARC dalam menganalisis risiko K3 pada bagian pengemasan. Jurnal Teknik dan Science, 3(2), 94–106. https://doi.org/10.56127/jts.v3i2.1549

Asir, M., Yuniawati, R., Mere, K., Sukardi, K., & Anwar, M. (2023). Peran manajemen risiko dalam meningkatkan kinerja perusahaan: Studi manajemen sumber daya manusia. Entrepreneurship Bisnis Manajemen Akuntansi (E-BISMA), 4(1), 32–42. https://doi.org/10.37631/ebisma.v4i1.844

Aulawi, H., Kurniawan, W., & Sopian. (2022). Analisis risiko kegagalan proses produksi dodol menggunakan metode FTA, FMEA dan AHP. Jurnal Kalibrasi, 20(2), 102–112. https://doi.org/10.33364/kalibrasi/v.20-2.1154

Erwin, A., Alvina, T., & Manaseh. (2025). Analisis risiko pekerjaan pengelasan pada workshop PT. Weir Minerals Indonesia di Balikpapan. Jurnal Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lindungan Lingkungan, 11(3), 797–803. https://doi.org/10.36277/identifikasi.v11i3.790

Ilmansyah, Y., Mahbubah, N. A., & Widyaningrum, D. (2020). Penerapan Job Safety Analysis sebagai upaya pencegahan kecelakaan kerja dan perbaikan keselamatan kerja di PT Shell Indonesia. Profisiensi, 8(1), 15–22. https://doi.org/10.33373/profis.v8i1.2521

Irfan, M., & Indri, S. (2021). Analisis manajemen risiko K3 dalam industri manufaktur Indonesia: Literature review. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 5(April), 335–343. https://doi.org/10.31004/prepotif.v5i1.1635

Khotibul, U., & Suseno, S. (2025). Analisis K3 pada pekerja bagian proses fabrikasi plate tangki dengan metode HIRARC di PT. XYZ. Jurnal Teknik Mesin, Industri, Elektro dan Informatika, 4(1), 152–161. https://doi.org/10.55606/jtmei.v4i1.4797

Labib, D., & Apsari, A. E. (2024). Analisis risiko keselamatan dan kesehatan kerja (K3) menggunakan metode Failure Metode and Effect Analysis (FMEA) dan Fault Tree Analysis (FTA). Jurnal Ilmiah Teknik Industri dan Inovasi, 2(1), 45–64. https://doi.org/10.59024/jisi.v2i1.599

Laela, N. (2026). Identifikasi potensi bahaya dalam aktivitas pemeliharaan listrik dengan metode HIRARC & FTA pada PLN ULP Ajibarang. Jurnal Ilmiah Research Student (JIRS), 3(1), 374–385.

Marsudi, S. (2021). Analisa cacat pengelasan dengan menggunakan teknik pengelasan down hand pada pelat lambung (hull) kapal. Zona Laut: Jurnal Inovasi Sains dan Teknologi Kelautan, 2(1), 30–34. https://doi.org/10.62012/zl.v2i1.13572

Mayandri, W., & Inayah, Z. (2023). Faktor dominan yang mempengaruhi kecelakaan kerja terhadap kejadian. 9(June), 608–616.

Nabila, H., & Rindra, Y. (2026). Analisis risiko keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pada mesin CNC laser cutting dan las SMAW menggunakan metode HIRARC dan JSA di Sentra IKM Logam Kota Semarang. Jurnal Terapan Teknik Industri, 7, 141–152. https://doi.org/10.37373/jenius.v7i1.2043

Nopian, A., Yulianto, B., & Makomulamin. (2021). Analisis risiko kecelakaan kerja dengan metode Hazard Identification, Risk Assessment and Risk Control (HIRARC) pada kegiatan pengelasan di PT. Kunango Jantan tahun 2020 Astri. Media Kesmas (Public Health Media), 1, 935–948. https://doi.org/10.25311/kesmas.Vol1.Iss3.184

Pamungkas, L., Irawan, H., Basuki, M., Ridha, A., Adib, Syahputra, R., & Fajar, W. (2023). Metode analisis risiko kerusakan mesin produksi di Indonesia: Literature review. Jurnal INVASI: Industri dan Inovasi, 1(1), 1–11.

Ramadhani, N., Nasrul, Syaifuddin, D., Maharani, S., & Putera, A. (2024). Analisis mediasi kepuasan kerja pada pengaruh kesehatan kerja, keselamatan kerja, dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan. Jurnal HOMANIS: Halu Oleo Manajemen dan Bisnis, 1(1), 14–31. https://doi.org/10.55598/homanis.v1i1.3

Royyan, A. (2023). Konsep manajemen risiko. Jurnal Penelitian Ilmu Ekonomi dan Keuangan Syariah (JUPIEKES), 1(3), 130–137. https://doi.org/10.59059/jupiekes.v1i3.322

Rusman, R., & Rusman, R. (2024). Model perencanaan prosedur dan penilaian keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pada perbaikan kapal di dok. Kalao's Maritime Journal, 2(2).

Sabilah, A. I., & Daonil, D. (2023). Analisis beban kerja karyawan dan kenutuhan karyawan pada divisi pengelasan di PT TI. Blend Sains Jurnal Teknik, 1(3), 251–258. https://doi.org/10.56211/blendsains.v1i3.207

Sabrina, N., Sifa, N., & Rida, O. (2022). Pentingnya memahami bahaya bahan kimia serta hubungannya dengan kesehatan dan keselamatan kerja di laboratorium. Jurnal Analis Laboratorium Medik, 7(1), 15–22. https://doi.org/10.51544/jalm.v7i1.2430

Sari, K., Chairi, M., & Helin, R. (2022). Jurnal Rivet (Riset dan Invensi Teknologi): Analisis risiko K3 pada proyek gedung RSUD Pasaman. Jurnal Rivet (Riset dan Invensi Teknologi), 2(1), 25–31. https://doi.org/10.47233/rivet.v2i01.491

Suhardi, F., & Zetli, S. (2022). Analisis resiko keselamatan kesehatan kerja dengan metode HIRARC pada PT. Sumber Marine Shipyard. Jurnal Comasie, 6(2), 40–51.

Tanisri, R., Kharisno, & Siregar, D. (2020). Pengendalian bahaya dan risiko K3 menggunakan metode HIRADC dan FTA pada industri kerupuk. Journal of Industrial and Engineering System (JIES), 3(2), 128–139. https://doi.org/10.31599/32bc5z97

Tonda dkk. (2025). Hubungan posisi kerja, lama kerja, dan beban kerja dengan keluhan. Journal of Health Science Leksia (JHSL), 3(3).

Vani, W., Eloh, B., & Ali, I. (2020). Dampak kesehatan dan keselamatan kerja, beban kerja, dan lingkungan kerja fisik terhadap kinerja karyawan. Jurnal Manajemen Bisnis, 7(1), 40–50. https://doi.org/10.33096/jmb.v7i1.532

Widodo, D. S. (2023). Determinasi pelatihan, keselamatan dan kesehatan kerja (K3) terhadap kepuasan kerja. Ilmu Multidisiplin, 1(4), 956–962. https://doi.org/10.38035/jim.v1i4.177

Downloads

Published

2026-10-31